Realisasi Investasi di Pesisir Selatan Hanya 85 Persen di Tahun 2018

"Tidak tercapainya target investasi itu disebabkan tiga faktor"
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

PESISIR SELATAN, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mencatat, capaian realisasi investasi di daerah itu mencapai 85 persen dari yang ditetapkan pada tahun 2018 lalu.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Penanaman Modal Badan Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T), Yudi Ichsan. Ia mengungkapkan, tidak tercapainya target investasi itu disebabkan tiga faktor.

Faktor pertama adalah terkendala persoalan modal investor. Kedua, masalah teknik lapangan yang tidak sesuai dengan pemetaan awal yang disusun investor, dan regulasi yang berubah-ubah.

"Kendati demikian, realisasi di periode 2018 jauh lebih tinggi dari periode tahun sebelumnya yang hanya Rp169 miliar," katanya pada KLIKPOSITIF, di Painan

Berdasarkan data dari Bidang Penanaman Modal, BPMP2T Pesisir Selatan, sepanjang 2018, realisasi investasi di Kabupaten Pesisir Selatan Rp900 miliar, dengan target Rp1,062 triliun atau 85 persen dari target yang telah ditetapkan.

Menurutnya, kendala regulasi yang tidak tetap, diantaranya banyak aturan baru tentang perizinan dari pemerintah pusat. Salah satunya, regulasi yang dikeluar Kemenkeu dan BKPM.

"Untuk ini kami barusan mengkonsolidasi seluruh SKPD, diantaranya ada 30 turunan dari PP 24 tentang pendaftaran investasi online," jelasnya.

Ia melanjutkan, selain persoalan regulasi, diantaranya juga terkait lahan. Di mana persoalan lahan sering terkendala karena investor kurang pendekatan dengan masyarakat.

"Ini kami bersama BPN, PU terkait tata ruang. Termasuk juga LH terkait izin lingkungan. Sudah kami bahas bagaimana solusinya," pungkas dia kemudian.

[Kiki Julnasri Priatama]