Naik 4,1 Persen, Realisasi Investasi Tahun 2018 Tembus Rp721,3 Triliun

"Realisasi tahun 2018 ini merupakan cerminan dari upaya tahun sebelumnya"
Ilustrasi (Net)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) untuk periode tahun 2018 mencapai Rp721,3 triliun atau meningkat sebesar 4,1% dibandingkan tahun 2017.

"Dibandingkan dengan target realisasi investasi RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) sebesar Rp765 trilliun, investasi tahun 2018 tercapai sebesar 94,3%," kata Kepala BKPM Thomas Lembong dalam keterangan persnya.

Total realisasi investasi PMDN tahun 2018 mencapai Rp328,6 triliun, menurut Kepala BKPM, menunjukkan peningkatan sebesar 25,3%, dibandingkan tahun 2017 sebesar Rp262,3 triliun.

Sedangkan total realisasi investasi PMA tahun 2018 adalah sebesar Rp392,7 triliun, turun 8,8% dibandingkan realisasi investasi PMA tahun 2017 sebesar Rp430,5 triliun.

Thomas menilai, bahwa realisasi tahun 2018 ini merupakan cerminan dari upaya tahun sebelumnya. Kurangnya eksekusi implementasi kebijakan pada tahun lalu berimbas pada perlambatan investasi di tahun ini, disamping adanya hambatan dari faktor eksternal.

"Transisi perizinan ke sistem OSS sedikit banyak mempengaruhi tren perlambatan investasi di tahun ini, namun kami percaya bahwa realisasi investasi selanjutnya akan meningkat dengan adanya pembenahan sistem OSS dan kebijakan pro investasi yang lebih nendang dari tahun sebelumnya," jelas Thomas Lembong.

Ia menyebutkan, realisasi investasi selama tahun 2018 didominasi oleh sektor infrastruktur seperti pembangkit listrik, jalan tol dan telekomunikasi.

Dengan berkembangnya industri telekomunikasi, Thomas Lembong mengharapkan di tahun-tahun mendatang industri yang berbasis teknologi digital dan beberapa startups lain yang dikategorikan unicorns dapat terus tumbuh.

"Hal ini yang menjadi pertimbangan kami untuk memberikan fasilitas fiskal berupa tax holiday untuk industri ekonomi digital," ujar dia.

Secara rinci ... Baca halaman selanjutnya