Defisit Anggaran APBN 2018 Terendah dalam 6 Tahun Terakhir, Ini Rinciannya

"Realisasi defisit anggaran diperkirakan mencapai 1,76% PDB "
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Kementerian Keuangan melalui laporan APBN Kita bulan Januari 2019 merilis, realisasi APBN sampai dengan akhir tahun 2018 sangat sehat dan kredibel.

Menurut catatan, realisasi defisit anggaran diperkirakan mencapai 1,76% PDB atau lebih rendah dari target APBN 2018 yang sebesar 2,19% PDB. Level defisit anggaran ini yang terendah sejak tahun 2012.

Sejalan dengan defisit anggaran yang semakin sehat di tahun 2018 ini, maka keseimbangan primer menjadi jauh lebih baik dari rencananya di APBN tahun 2018.

Realisasi pendapatan negara mencapai Rp1.942,34 triliun (102,51 % dari APBN tahun 2018), melebihi target APBN.

Jika dibandingkan dengan capaian tahun 2017, realisasi pendapatan negara tahun 2018 tersebut meningkat 16,56 % yang ditopang oleh penerimaan pajak sebesar Rp 1.315,91 triliun (92,41% dari APBN 2018), atau tumbuh 14,32% dari realisasi tahun 2017.

Pertumbuhan penerimaan pajak tersebut merupakan pertumbuhan tertinggi sejak tahun 2012. Kemudian, Kepabeanan dan Cukai tahun 2018 mencapai Rp 205,47 triliun (105,86% dari APBN 2018) atau tumbuh 6,74% dari realisasinya di tahun 2017.

Pertumbuhan penerimaan kepabeanan dan cukai lebih tinggi dibandingkan rata-rata 5 tahun terakhir, yang hanya tumbuh 5,9%. Realisasi PNBP juga tercatat sebesar Rp407,06 triliun (147,79% dari APBN 2018), atau tumbuh 30,80% dari realisasi tahun 2017.

Pertumbuhan PNBP tahun 2018 ini merupakan pertumbuhan tertinggi sejak tahun 2009.

Sementara itu, realisasi belanja negara mencapai Rp 2.202,24 triliun (99,17% dari APBN 2018), atau meningkat dibandingkan penyerapan belanja negara tahun 2017 yang hanya sebesar 94,10% yang ditopang oleh realisasi Belanja Pemerintah Pusat mencapai Rp1.444,44 triliun (99,31% dari APBN 2018).

Jumlah tersebut juga terbilang lebih tinggi 14,15% dari realisasi tahun 2017. Realisasi tersebut meliputi Belanja K/L sebesar Rp836,21 triliun (98,68% dari APBN 2018), ... Baca halaman selanjutnya