Tahun Lalu, Pendapatan Negara dari Sektor Bukan Pajak Tembus 147 Persen

"Realisasi tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 30,80 persen"
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Kementerian Keuangan melalui laporan APBN Kita bulan Januari 2019 mencatat, sampai dengan tanggal 31 Desember 2018, realisasi PNBP mencapai Rp407,06 triliun atau 147,79 persen dari APBN tahun 2018.

Menurut data, realisasi tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 30,80 persen jika dibandingkan dengan realisasi periode yang sama tahun 2017.

Kenaikan ini antara lain disebabkan meningkatnya rata-rata harga komoditas, khususnya harga minyak bumi dan batu bara pada tahun 2018. Realisasi penerimaan SDA Migas mencapai Rp143,27 triliun atau 178,31 persen dari targetnya dalam APBN tahun 2018.

Dari analisa Kemenkeu, realisasi tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 75,05 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2017.

Kenaikan penerimaan SDA Migas disebabkan karena lebih Hingga Akhir tahun 2018 Penerimaan Negara Bukan Pajak mencapai 147,8 persen tingginya realisasi ICP sepanjang 2018 sebesar USD67,47 per barel, dibandingkan realisasi ICP tahun lalu yang hanya sebesarUSD 51 per barel.

Realisasi penerimaan SDA Non Migas mencapai 37,80 triliun atau 162,04 persen dari target APBN tahun 2018.

Nilai tersebut lebih tinggi 29,05 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017 yang mencapai 29,30 triliun. Peningkatan ini diantaranya disebabkan oleh kenaikan rata-rata harga batubara acuan (HBA) sepanjang tahun yang mencapai USD98,96 per ton.

Nilai ini juga terbilang lebih tinggi dibandingkan HBA tahun 2017 sebesar USD85,92 per ton.

Sementara itu, untuk realisasi pendapatan dari kekayaan negara dipisahkan mencapai Rp45,12 triliun atau 100,94 persen dari target APBN tahun 2018.
Realisasi tersebut lebih tinggi 2,76 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017 yang mencapai Rp43,90 triliun. Peningkatan ini diantaranya disebabkan perbaikan kinerja BUMN.

Di sisi lain, realisasi penerimaan PNBP Lainnya mencapai Rp127,21 triliun atau 151,89 persen ... Baca halaman selanjutnya