Penerimaan Pajak di Awal Tahun 2019 Capai Rp86 Triliun

"Capaian tersebut setara dengan 5,45 persen dari target APBN 2019"
Ilustrasi (Net)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Kementerian Keuangan melalui laporan APBNKita bulan Februari 2019 mencatat, realisasi penerimaan pajak sepanjang bulan Januari 2019 sebesar Rp86,00 triliun.

Capaian tersebut setara dengan 5,45 persen dari target APBN 2019. Apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, penerimaan pajak di bulan Januari 2019 mengalami pertumbuhan sebesar 8,82 persen (yoy).

Kinerja pertumbuhan penerimaan pajak ini ditopang oleh kinerja PPh Non-Migas dan PPh Migas yang mampu tumbuh double digits masingmasing sebesar 19,07 persen dan 38,23 persen.

Berdasarkan data Kemenkeu, sebagian besar jenis-jenis pajak utama menunjukkan kinerja yang cukup baik, umumnya mencapai pertumbuhan double digits.

Di bulan Januari ini PPh Pasal 25/29 masih mampu melanjutkan trend pertumbuhan di atas 20 persen yang telah berlangsung sepanjang tahun 2018, bahkan tumbuh mencapai 57,12 persen (yoy). PPh Badan tumbuh hingga 58,87 persen (yoy), sementara PPh Orang Pribadi tumbuh hingga 19,33 persen (yoy).

PPh Final yang pada bulan Januari 2018 tumbuh 5,47 persen (yoy) kini mampu tumbuh 19,89 persen (yoy). PPh Pasal 21 tumbuh 14,51 persen (yoy), sedangkan pajak-pajak atas impor tumbuh 6,66 persen (yoy), utamanya didorong pertumbuhan PPh Pasal 22 Impor yang tumbuh 13,60 persen (yoy) sedangkan PPN Impor masih mampu tumbuh 5,96 persen.

Penerimaan PPN Dalam Negeri mengalami penurunan 19,49 persen (yoy), namun apabila kita lihat penerimaan secara bruto, sesungguhnya masih terdapat pertumbuhan sebesar 3,63 persen (yoy) bila dibandingkan dengan penerimaan bruto bulan Januari 2018.

Ditinjau dari sisi sektoral, Pertumbuhan di bulan Januari 2019 ditopang oleh pertumbuhan sektor Jasa Keuangan (tumbuh 33,0 persen), Transportasi & Pergudangan (tumbuh 35,4 persen), serta sektor Pertambangan (tumbuh 175,7 persen).

Secara umum, kinerja penerimaan pajak di awal tahun 2019 ini cukup memberikan optimisme, terutama ... Baca halaman selanjutnya