Pengusaha Jangan Hanya Tergantung pada Proyek APBN

"ada tiga pilar pokok yang mendukung kemampuan sebuah negara mewujudkan good and clean vovernance; yakni pemerintah, civil society, dan pelaku usaha. Saat ini, pemerintah sudah mengelola keuangan negara yang berorientasi pada kemakmuran rakyat."
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mengingatkan pengusaha, jangan hanya mengandalkan proyek-proyek APBN jika tidak ingin menghadapi masalah hukum di kemudian hari. Pernyataannya tersebut mengingat banyaknya aturan hukum yang tumpang tindih dan menurutnya penuh ketidakpastian, serta masih sulit menghidari terjadinya praktik KKN.

Ia juga menegaskan, ada tiga pilar pokok yang mendukung kemampuan sebuah negara mewujudkan good and clean vovernance; yakni pemerintah, civil society, dan pelaku usaha. Saat ini, pemerintah sudah mengelola keuangan negara yang berorientasi pada kemakmuran rakyat.

Sejak terbukanya pintu demokrasi pasca-reformasi 1998, peran civil society juga terus menguat, bahkan turut mempengaruhi jalannya roda pemerintahan.

"Untuk mendukung pemerintah dan civil society, Asosiasi Perdagangan Barang, Distributor, Keagenan dan Industri Indonesia (ARDINDO) sebagai bagian dari pelaku usaha, punya peran besar mendorong terwujudnya good and clean governance, yaitu dengan menghindari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam berbagai kegiatan usahanya," ujar Bamsoet, usai pelantikan pengurus ARDINDO Kabupaten Sumedang, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kota Depok, di Sumedang, beberapa hari lalu.

Sebagai Ketua Umum ARDINDO, Bamsoet berpesan agar para anggota ARDINDO yang tersebar di berbagai daerah, bisa menjalin kerja sama dan mendorong pergerakan barang dan modal kearah yang lebih efisien, dinamis, efektif, dan berkesinambungan. Salah satunya dengan merangkul berbagai kalangan dari mulai pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sampai yang berskala besar.

“ARDINDO di berbagai wilayah harus mampu menghimpun, membimbing, dan melayani para pelaku usaha agar profesional, kuat dalam persaingan, serta terampil dan jujur dalam berusaha,” ujarnya.

Legislator Dapil VII Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten ... Baca halaman selanjutnya