Pabrik Pengolahan Minyak Sawit Kapasitas Produksi 3500 Ton Perhari Akan Berdiri di Teluk Bayur

"Direncanakan 1,5 tahun kedepan pabrik tersebut sudah beroperasi dan memulai aktivitas ekspor"
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno didampingi GM Pelindo II Cabang Teluk Bayur, Armen Amir dan Direktur Utama Apical Group, Bestadrian Prawiro diwawancarai awak media usai groundbreaking kerjasama di Hotel Inna Padang, Rabu (13/3). (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Cabang Teluk Bayur mengandeng Apical Group untuk berinvestasi dibidang pengolahan Crude Palm Oil (CPO) atau minyak kelapa sawit di Sumatra Barat (Sumbar). Investasi yang digelontorkan Apical Group mencapai kisaran Rp 800 miliar dengan pengolahan 3500 ton CPO menjadi minyak goreng perhari.

GM Pelindo II Teluk Bayur, Armen Amir, mengatakan, Apical telah memulai pengerjaan pembangunan pabrik dengan peletekan batu pertama. DirencabDire 1,5 tahun kedepan pabrik tersebut sudah beroperasi dan memulai aktivitas ekspor.

"Ini akan menjadi penyumbang capaian terget ekspor Pelindo II melalui pelabuhan Teluk Bayur sebesar 5 juta ton pertahun," ujarnya, saat groundbreaking kerjasama di Hotel Inna Padang.

Disebutkannya, Apical Group akan membangun pabrik fraksinasi pengolahan minyak sawit diatas lahan Pelindo II dengan kisaran luas 5 hektare lebih. Kerja sama yang ditawarkan dengan jangka waktu lama sekitar 30 tahunan.

"Kerja sama dengan Apical Group sudah lama. Sebelumnya hanya pengiriman ekspor saja. Kali, ini langsung pengelolaan turunan dari CPO," jelasnya.

Kesempatan yang sama, Direktur Utama Apical Group, Bestadrian Prawiro Teng mengungkapkan, perusahaannya sejauh ini telah beroperasi di Teluk Bayur sejak 2008 dalam mengekspor CPO. Maka selanjutnya pihaknya tidak hanya mengekspor saja. Tetapi akan melakukan pengolahan CPO dengan kapasitas lebih besar di Sumbar.

"Dimana target kita 3500 ton perhari CPO dengan target total pertahun 1,2 juta ton pertahun sehingga ini dapat membantu target Pelindo II yakni 5 juta ton pertahun dalam ekspor CPO," tuturnya.

Dilanjutkan, pabrik pengolahan CPO ini akan mulai beroperasi 1,5 tahun dari sekarang sejak di groundbreaking. "Kita akan segerakan pembangunan pabrik ini dari sekarang, tahun depan diharapkan rampung," ulasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengapresiasi gebrakan ... Baca halaman selanjutnya