Kesadaran Pajak Pelaku IKM di Payakumbuh Masih Rendah

Ilustrasi
Ilustrasi (net)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Kesadaran pelaku Industri Kecil dan Menengah ( IKM ) di Kota Payakumbuh untuk menunaikan kewajiban membayar pajak dinilai masih rendah. Penerimaan pajak yang masih minim dari sektor IKM jadi salah satu tolak ukurnya.

Kepala Kantor Pajak Pratama (KPP) Kota Payakumbuh , Suprapto menyebut, pesatnya perkembangan IKM di Kota Batiah itu belum diiringi oleh kenaikan penerimaan pajak yang sepadan.

baca juga: Besok, Pasar Ternak Payakumbuh Kembali Dibuka

" IKM baru betumbuh dengan pesat, namun sayang belum diikuti naiknya kesadaran pelakunya untuk menunaikan pajak . Dari data, indeks pajak pelaku IKM Kota Payakumbuh relatif masih rendah," kata Suprapto, Kamis (14/3).

Melihat kondisi itu, Suprapto berharap Pemko Payakumbuh selaku pembina bisa mendorong pelaku IKM agar kesadaran untuk membayar pajak bisa lebih meningkat.

baca juga: BLT COVID-19 APBD Kota tak Kunjung Cair, Riza Minta Warga Payakumbuh Bersabar

"Bagaimanapun, pajak yang ditunaikan pengusaha IKM akan kembali dinikmati oleh masyarakat kita juga," lanjutnya.

Diterangkannya, pajak untuk pelaku usaha di Kota Payakumbuh ditetapkan sebesar 0,5 persen dari total hasil penjualan produk mereka. Jumlah tersebut sudah diturunkan dari penarikan sebelumnya, yaitu sebesar 1 persen.

baca juga: Siap-siap, Mulai 1 Juli Akan Ada Pajak Digital

"Sesuai regulasi, kita dari kantor pajak juga sudah pertimbangkan hal tersebut. Karena pemerintah juga tidak mau para pelaku usaha yang wajib pajak akan terbebani dengan kewajiban mereka membayar pajak ," terangnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Payakumbuh , Erwin Yunaz mengakui, kesadaran pajak pelaku IKM di daerahnya memang masih rendah. Dan selaku pembina IKM , Pemko Payakumbuh akan terus mendorong para pengusaha untuk menunaikan kewajibannya itu.

baca juga: Terkait Aksi Protes Pedagang di Pasar, Ini Kata Dinas Pasar dan Kapolres Payakumbuh

"Pembayaran pajak juga akan berdampak terhadap pembangunan Kota Payakumbuh . Karena pajak yang dipungut akan digunakan kembali untuk pembangunan," terangnya.

Di Kota Payakumbuh sendiri memang tengah menjamur IKM , khususnya IKM rendang. Hal itu sejalan dengan transformasi Kota Payakumbuh yang sudah mendeklarasikan diri sebagai Payakumbuh City of Randang.

"Dalam setiap kesempatan kita selalu sampaikan kepada pengusaha IKM untuk taat pajak . Targetnya, penerimaan pajak yang sudah ditetapkan bisa terpenuhi," terang Erwin. (*)

Penulis: Taufik Hidayat