Realisasi APBN Februari 2019: Pendapatan dan Belanja Negara Naik

"Pendapatan negara tercatat mampu tumbuh 8,21 persen dan belanja negara meningkat 9,15 persen "
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Kementerian Keuangan melalui laporan keuangan APBN Kita bulan Maret 2019 mencatat, realisasi APBN tahun 2019 sampai dengan 28 Februari 2019 menunjukkan capaian positif.

Dalam pencapaiannya, pendapatan negara tercatat mampu tumbuh 8,21 persen dan belanja negara meningkat 9,15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dengan kombinasi realisasi tersebut, defisit anggaran terkendali pada level 0,34 persen terhadap PDB.

Secara ringkas realisasi APBN 2019 hingga periode tersebut disumbangkan oleh pendapatan negara yang mencatatkan nilai realisasi sebesar Rp217,21 triliun atau 10,03 persen dari target APBN tahun 2019.

Jumlah itu terbilang tumbuh sebesar 8,21 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018 yang mencapai Rp200,72 triliun.

Adapun rincian realisasi pendapatan negara meliputi realisasi Penerimaan Perpajakan mencapai Rp177,24 triliun atau 9,92 persen dari target APBN tahun 2019, tumbuh 9,97 persen dibandingkan realisasi periode yang sama APBN tahun 2018 sebesar Rp161,17 triliun.

Realisasi penerimaan perpajakan sendiri terdiri atas Penerimaan Pajak mencapai Rp160,84 triliun atau 10,20 persen dari target APBN tahun 2019, tumbuh sebesar 4,66 persen.

Kemudian realisasi Penerimaan Bea dan Cukai mencapai Rp16,39 triliun atau 7,85 persen dari target APBN tahun 2019, tumbuh sebesar 119,05 persen.

Lalu PNBP membukukan realisasi sebesar Rp39,91 triliun atau 10,55 persen dari target APBN tahun 2019. Dibandingkan dengan realisasi periode yang sama tahun 2018 yang sebesar Rp39,40 triliun, maka realisasi PNBP naik 1,29 persen.

Selanjutnya, realisasi belanja negara mencapai Rp271,83 triliun atau 11,04 persen dari pagu APBN tahun 2019, tumbuh sebesar 9,15 persen dibandingkan realisasi APBN pada periode yang sama tahun 2018.

Realisasi tersebut terdiri atas belanja Pemerintah Pusat mencapai Rp145,68 triliun atau 8,91 persen dari pagu APBN ... Baca halaman selanjutnya