Jelang Ramadan, Harga Elpiji di Pariaman dan Padang Pariaman Merangkak Naik

"harga elpiji di Kota Pariama berkisar Rp26.000. Sedangkan di Kabupaten Padang Pariaman Rp35. 000."
Gas Elpiji 3 Kilogram (Rehasa/Klikpositif)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF-- Menjelang ramadan tahun ini, harga Gas Elpiji 3 kilogram di Kota Pariaman dan Kabupaten Pariaman mulai mengalami kenaikan harga. Para pengecer gas elpiji mengatakan, kenaikan harga terjadi semenjak 3 hari belakangan.

Berdasarkan data lapangan, pengecer menyebut harga elpiji di Kota Pariama berkisar Rp26.000. Sedangkan di Kabupaten Padang Pariaman Rp35. 000.

Munir (36 tahun), salah satu pengecer gas elpiji di Sungai Limau mengatakan kelangkaan gas diakibatkan karena pasokan dari pedagang tingkat atas menurun.

"Selain itu, faktor Bulan Ramadan juga mempengaruhi perihal tersebut. Biasanya saya membeli gas itu satu tabung cuma Rp23000. Sekarang modalnya naik menjadi Rp25. 000," jelas Munir, Senin 22 April 2019.

Dikatakannya juga, biasanya setiap tahun memang ada kenaikan harga gas elpiji.

Tak hanya pada tingkat pengecer gas elpiji saja yang merasakan kenaikan harga, warga yang klikpositif temui juga mengeluhkan perihal yang sama.

Imel 33 tahun, warga Aur Malintang mengatakan kenaikan harga mencapai selisih Rp5000. "Selain ada kenaikan harga, gas sekarang sudah mulai langka. Biasanya saya beli satu tabung Rp27. 000, sekarang harga gas elpiji tembus mencapai Rp31. 000," ungkap Imel.

Meskipun demikian, Imel, ibu rumah tangga yang mempunyai 2 orang anak tersebut mengaku tak terkejut. Pasalnya kenaikan hargasudah menjadi hal yang lumrah dirasakannya.

"Iya,  itu biasa, kan mau masuk Bulan Ramadan. Setiap tahun memang begitu. Meskipun harga eceran tertinggi sudah diatur, masih saja dilanggar," cetusnya. 

(Rehasa).