Harga Minyak Jatuh Ditengah Melonjaknya Output AS

"Hal ini memperpanjang penurunan tajam dari sesi sebelumnya pada melonjaknya output AS dan peningkatan pasokan yang diharapkan dari klub produsen OPEC"
Harga minyak jatuh pada perdagangan hari ini, Jumat, 3 mei 2019 (Net)

KLIKPOSITIF - Harga minyak jatuh pada perdagangan hari ini, Jumat, 3 mei 2019. Hal ini memperpanjang penurunan tajam dari sesi sebelumnya pada melonjaknya output AS dan peningkatan pasokan yang diharapkan dari klub produsen OPEC dan menempatkan minyak mentah di jalur untuk penurunan minggu kedua.

Futures minyak mentah Brent berada di $ 70,56 per barel pada 0127 GMT, turun 19 sen, atau 0,3 persen, dari penutupan terakhir mereka. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 7 sen, menjadi $ 61,74 per barel.

Kedua berjangka minyak mentah kehilangan nilai hampir 3 persen di sesi sebelumnya. "Harga minyak telah turun karena tekanan rekor tingkat produksi AS terus membebani," kata Mihir Kapadia, kepala eksekutif Sun Global Investments.

Produksi minyak mentah AS mencapai rekor 12,3 juta barel per hari (bph) pekan lalu, naik sekitar 2 juta barel per hari selama setahun terakhir. Ekspor minyak mentah AS menembus 3 juta barel per hari untuk pertama kalinya tahun ini, menurut data dari Administrasi Informasi Energi.

Dilansir dari laman reuters, analis mengatakan pasokan AS akan naik lebih lanjut karena infrastruktur ekspornya ditingkatkan. “Salah satu hal yang dapat kita lihat dalam waktu dekat adalah penghentian bottlenecking Permian di AS melalui jaringan pipa baru dan kapasitas ekspor. Ini akan menghubungkan shale basin terbesar di dunia dengan pasar minyak global, ”kata Will Hobbs, kepala investasi untuk Barclays Investment Solutions.

Meningkatnya produksi minyak AS telah membantu mengimbangi beberapa gangguan dari sanksi AS terhadap Iran dan Venezuela, dan dari pemotongan pasokan yang dipimpin oleh klub produsen Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) yang didominasi Timur Tengah, yang dimulai pada Januari.

Meskipun ada gangguan dan kenaikan tajam harga minyak di bulan-bulan pertama tahun ini, beberapa analis mengatakan risiko harga jangka panjang terhadap minyak ... Baca halaman selanjutnya