Pemerintah Targetkan Swasembada Jagung 2018

"Impor jagung turun"
Pemerintah Targetkan Swasembada Jagung 2018 (http://4.bp.blogspot.com/)

KLIKPOSITIF - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaeman menargetkan swasembada jagung di Indonesia tahun 2018.

"Saat ini kami membangun sistem supaya petani sejahtera, pengusaha untung dan konsumen tersenyum. Dan yang hari ini kami bahagia lagi yaitu transaksinya dibayarkan secara tunai pada hari ini," katanya saat panen jagung di lahan kemitraan petani jagung di Kecamatan Dlanggu, Mojokerto, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Pemerintah sangat mendukung adanya program kemitraan sebesar 100 ribu hektar yang tersebar di Sumatera Utara, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB dan Sulawesi Selatan.

"Jika ada 10 pengusaha yang melakukan program seperti ini artinya akan ada 1 juta hektar dan tidak ada lagi impor jagung, ini luar biasa. Pemerintah akan menyuport melalui regulasi dan kalau sudah cukup dalam negeri impor tutup," katanya.

Dilansir dari laman Ant, sampai dengan saat ini pemenuhan kebutuhan jagung turun sebanyak drastis 47 persen atau sekitar 800 ribu sampai dengan satu juta ton.

"Impor jagung turun, sampai hari ini 47 persen atau sekitar 800 ribu sampai satu juta ton. Kami targetkan tahun depan tidak ada impor lagi. Paling lambat tahun 2018," katanya.

Amran optimistis dalam waktu dua tahun ke depan, Indonesia tak akan lagi mengimpor jagung, baik untuk kebutuhan konsumsi maupun industri pakan ternak.

"Pemerintah support regulasi, kalau cukup dalam negeri kami tutup impor. Harga kami jamin. Kami garansi kalau ada harga di bawah Rp2.750, Bulog langsung beli. Itu perintah, bukan imbauan. Itu sudah Perpres, harga jagung kering Rp3.150," katanya.