Ini Empat Asumsi Makro RAPBN 2017

"Empat ausmsi itu yakni asumsi pertumbuhan ekonomi disepakati di kisaran 5,2 persen hingga 5,6 persen,"
Ilustrasi (http://ozturkhakan.com/)

KLIKPOSITIF - Pemerintah dan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyepakati empat asumsi dasar ekonomi makro RAPBN 2017. Hal itu terjadi Pemerintah dan DPR duduk bersama soal asumsi dasar ekonomi makro dalam pembicaraan pendahuluan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2017.

Dilansir dari laman kemenkeu, empat ausmsi itu yakni asumsi pertumbuhan ekonomi disepakati di kisaran 5,2 persen hingga 5,6 persen, asumsi inflasi disepakati di kisaran 3 persen hingga 5 persen, asumsi suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) 3 bulan disepakati di kisaran 5 persen hingga 6 persen dan asumsi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS disepakati di kisaran Rp13.300 hingga Rp13.600 per dolar AS.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro mewakili pemerintah menyatakan, mengingat kondisi ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian, ekonomi domestik akan menjadi elemen pendorong pertumbuhan ekonomi 2017. “Dengan melihat kondisi ekonomi global, ekonomi domestik menjadi poin positif dari prospek pertumbuhan ekonomi 2017,” jelasnya.

Ia mengatakan, pemerintah akan terus berupaya meningkatkan investasi, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Dalam hal itu, hadir juga Menteri Keuangan, Wakil menteri Keuangan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Gubernur Bank Indonesia (BI), dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS).