Harga Minyak Naik Tipis di Perdagangan Pagi Ini

" Hal ini karena didukung melemahnya dolar "
Ilustrasi (REUTERS / RICHARD CARSON)

KLIKPOSITIF - Harga minyak naik tipis dari posisi terendah setelah tiga bulan hari ini, Selasa 26 Juli 2016. Hal ini karena didukung melemahnya dolar akibat kekhawatiran kelebihan pasokan berkelanjutan yang membebani pasar dan banyak pedagang menaikkan taruhan mereka pada harga lebih jauh.

Dilansir dari laman reuters, Internasional Brent berjangka minyak mentah LCOc1 diperdagangkan pada $ 44,80 per barel pada 0134 GMT, naik 8 sen dari penutupan terakhir mereka. US West Texas Intermediate (WTI) CLc1 minyak mentah berada di $ 43,16, naik hanya 3 sen per barel. Brent mencapai tingkat terendah sejak Mei hari sebelumnya, sedangkan WTI mencapai tingkat terendah sejak April.

Para pedagang mengatakan harga yang lebih tinggi karena sebagian koreksi setelah jatuh tajam hari sebelumnya. Selain itu, mata uang dolar jauh lebih tinggi dari harga tertinggi Maret.

Minyak diperdagangkan dalam dolar, greenback lebih murah membuat impor bahan bakar lebih murah bagi negara-negara yang menggunakan mata uang lainnya sehingga berpotensi memacu permintaan.

Meskipun harga minyak sedikit lebih tinggi, analis mengatakan suasana keseluruhan di pasar minyak telah berubah bearish.

"Kekhawatiran yang sedang berlangsung dari kelebihan pasokan mendorong hedge fund untuk melikuidasi posisi bullish rekor baru mereka, pada saat yang sama, kami juga melihat peningkatan yang sesuai dalam posisi pendek spekulatif," kata Matt Smith dari ClipperData berbasis di AS dalam sebuah catatan.

Hedge fund telah melikuidasi posisi bullish di minyak mentah berjangka dan opsi yang menempatkan tekanan pada harga minyak dalam beberapa pekan terakhir.