PLN Diminta Tingkatkan Penggunaan Bahan Bakar Ramah Lingkungkan, Jonan: CPO Sudah Dipai Dibanyak Negara

"Saya sudah lihat pembangkit listrik di Napoli, Italia, sudah menggunakan 100% minyak CPO. Jadi kalau (Indonesia) menggunakan ini juga bisa membantu petani-petani kita"
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meminta kepada PT. PLN (Persero) untuk terus meningkatkan penggunaan bahan bakar pembangkit yang lebih ramah lingkungan, salah satunya melalui pemanfaatan Bahan Bakar Nabati dari minyak sawit (Crude Palm Oil/CPO), yang dikenal sebagai Fatty Acid Methyl Esters (FAME).

Selain mengurangi impor Bahan Bakar Minyak (BBM), penambahan FAME pada pembangkit juga ramah lingkungan. Hal ini diungkapkan Jonan saat meresmikan 16 proyek kelistrikan yang tersebar di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, Kamis (25/7).

"Membangun pembangkit yang ramah lingkungan itu pilihannya dua, apakah dalam waktu singkat, menggunakan LNG yang harus membangun jetti sendiri, storage dan sebagainya atau (kedua) menggunakan CPO. Kalau menggunakan CPO itu manfaatnya dua, satu membantu mengurangi impor BBM atau crude sehingga membantu neraca perdagangan negara. Yang kedua, membantu mengurangi dampak polusi lingkungan, karena ini renewable (energi terbarukan)," ujar Jonan.

Menteri Jonan menambahkan, pemanfaatan CPO untuk pembangkit ini sudah diaplikasikan di berbagai negara, salah satunya di Napoli, Italia, Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) disana bahkan sudah dapat menggunakan bahan bakar 100% berbasis CPO.

"Saya sudah lihat pembangkit listrik di Napoli, Italia, sudah menggunakan 100% minyak CPO. Jadi kalau (Indonesia) menggunakan ini juga bisa membantu petani-petani kita. Ada 16 juta petani-petani kelapa sawit yang bergantung kepada kita dengan membantu membeli produk mereka, tetapi yang lebih penting adalah mengurangi polusi dan impor BBM," jelas Jonan.

Saat ini PLN telah melakukan ujicoba penggantian bahan bakar pada empat pembangkit listrik dengan menambahkan biodiesel berbasis minyak sawit sesuai arahan Menteri ESDM tersebut. Keempat pembangkit yang telah diujicoba adalah Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Batakan 50 Megawatt (MW) di ... Baca halaman selanjutnya