Pelajar Asal Sitiung Raih Runner Up di Ajang AHMBS 2019

Elsi dengan Conthres, alat pemipil jagung buatannya
Elsi dengan Conthres, alat pemipil jagung buatannya (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pelajar asal Sitiung, Elsi Maireski berhasil menjadi runner up di ajang Astra Honda Motor Best Student (AHMBS) 2019. Ajang tersebut merupakan lomban karya tulis ilmiah antar pelajar besutan produsen motor Honda yang berskala nasional.

Dalam kompetisi tersebut, sebanyak 25 pelajar perwakilan main dealer Honda yang tersebar di masing-masing provinsi berkompetisi untuk menjadi yang terbaik dengan inovasi-inovasi teknologi. Untuk tahun ini, ajang AHMBS 2019 mengangkat tema Enterprenuer.

baca juga: Puluhan Warga Sungai Rumbai Kembalikan Dana BLT, Ini Sebabnya

Elsi yang merupakan pelajar dari SMA 1 Sitiung, Kabupaten Dharmasraya itu berhasil menjadi yang terbaik kedua dengan inovasi alat pemipil jagung buatannya.

Elsi menamai alat itu dengan naman Conthres. Alat yang terbuat dari limbah suku cadang sepeda motor itu dirangkai menjadi sebuah alat yang memudahkan petani untuk memipil jagung, sehingga waktu yang digunakan petani untuk memisahkan biji jagung dari bongkolnya lebih cepat.

baca juga: Hendro Mardika, Entrepreneur Muda yang Sukses Berbisnis di Industri Pendidikan Berkat Try Out Online (Education Technology)

Conthres bekerja dengan mekanisme yang cukup apik dengan penerapan roda penggerak yang terbuat dari gear sepeda motor dan kemudian ditopang oleh rantai yang tersambung dengan gear tersebut.

Gerakan dari gear yang didistrubusikan oleh rantai itu kemudian menggerakkan semacam pipa yang telah dimodifikasi serupa pisau di bagian ujungnya. Pipa itu lah yang bertugas untuk memisahkan biji jagung dari bongkolnya.

baca juga: Ketua DPRD Dharmasraya: Masyarakat Jangan Abaikan Protokol Kesehatan Selama Lebaran

"Dengan alat ini, proses pemipilan jagung bisa lebih cepat. Jika dengan cara manual petani membutuhkan waktu selama 15 hari untuk mendapatkan jangung seberat 1 ton, sekarang cukup dengan 5 hari saja, bisa satu ton," katanya pada KLIKPOSITIF .

Elsi yang merupakan anak ketiga dari 4 bersaudara dari petani asal Sitiung itu juga menjadikan Conthres sebagai produk yang ia perjualbelikan ke petani, "Alhamdulillah sekarang sudah terjual 27 unit di kampung saya. Petani cukup terbantu dengan alat ini," ujar dia.

baca juga: Ketua DPRD Dharmasraya Salurkan Ratusan Paket Beras pada Masyarakat

Ia menyebut, dengan prestasi ia raih saat ini di ajang AHMBS telah mendorongnya untuk terus berinovasi dan membuat terobosan-terobosan yang berguna bagi masyarakat luas.

"Conthres saya buat karena kasian melihat orang tua saya kesusahan saat memipil jagung, kedepannya saya ingin membuat alat baru yang lebih inovatif dan tetap berguna bagi masyarakat," pungkasnya kemudian.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa