Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Menguat Awal Pekan Ini

"terdapat dua sentimen yang mempengaruhi pergerakan rupiah"
ilustrasi kurs rupiah (net)

KLIKPOSITIF -- Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan nilai tukar rupiah memasuki awal pekan ini akan sedikit menguat. Menurut pengamatannya, terdapat dua sentimen yang mempengaruhi pergerakan rupiah.

Pertama, pasar saat ini masih menunggu pelonggaran moneter Bank Sentral AS dan Eropa. Pelonggaran moneter di kedua negara ini bisa membantu penguatan Rupiah, meskipun BI diwacanakan bisa memangkas suku bunga acuannya lagi.

Sedangkan, sentimen kedua, perang dagang masih menghambat pergerakan rupiah untuk masuk ke zona hijau. "Potensi pergerakan rupiah di kisaran Rp14.200 hingga Rp14.270," kata Ariston dalam riset hariannya di Jakarta, Senin (19/8) dilansir dari Suara.com, jaringan Klikpositif.

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan rupiah pada Jumat (15/8) pekan lalu berada di level Rp14.240 per dolar AS. Level itu menguat bila dibandingkan Kamis sebelumnya yang berada di level Rp14.265 per dolar AS.

Sementara itu, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Jumat berada di level Rp14.258 per dolar AS. Posisi itu menguat bila dibandingkan pada Kamis sebelumnya yang berada di level Rp 14.296 per dolar AS. (*)

sumber: Suara.com