Harga Emas Melonjak, Masyarakat di Pariaman Banyak Lakukan Transaksi

"Jadi menurut saya investasi lari ke emas, bukan lagi untuk saham"
Pedagang emas di Pariaman (KLIKPOSITIF/ Rahesa)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF -- Harga emas di toko-toko emas di Kota Pariaman hari ini , Kamis (3/10) menyentuh Rp1.700.000 satu emas nya (2,5 gram) menyebabkan banyak masyarakat yang memanfaatkanya untuk menjual dari pada membeli.

Burhanuddin, pemilik Toko Mas Rani Permata, mengatakan terkait melonjaknya harga emas itu. "Iya, harga emas melonjak, untuk saat ini per emas seharga satu juta tujuh ratus ribu rupiah. Sementara per gram seharga Rp 710 ribu," jelas Burhanuddin di tokonya, Kamis 3 Oktober 2019.

Lebih lanjut dia menjelaskan, menurutnya perihal kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh melemahnya rupiah terhadap dolar. "Sekarang rupiah anjlok terhadap dolar. Selain itu ada juga dampak dari perang dagang Cina dan Tiongkok, " jelas dia.

Burhanuddin mengulas perihal itu, efek perang dagang itu dikatakannya banyak pengusaha atau orang-orang kaya lebih memilih investasi emas ketimbang saham. "Jadi menurut saya investasi lari ke emas, bukan lagi untuk saham, " sebutnya.

Selain Burhanuddin, salah satu pedagang emas di kota Pariaman bernama Angku Bandaro, juga membeberkan perihal terkait. Dikatakannya ditempatnya harga per emas juga mencapai Rp1.700.000.

"Iya, hampir dua bulan belakangan harga naik. Sepertinya tipis kemungkinan untuk turun. Apalagi untuk emas mutu 99," sebut Angku Bandaro.

Dikatakan juga, banyak masyarakat yang datang menjual emas semenjak harga melonjak. "Banyak sekali dalam bulan ini warga yang datang menjual emas. Banyak juga yang datang untuk tukar tambah emas," jelas dia.

Di toko Angku Bandaro, harga emas juga sama dengan berapa toko lainnya. Emas 18 karat seharga Rp550 ribu dan 22 karat seharga Rp600 ribu. (Rahesa)