Gubernur: Pandemi COVID-19 Berpengaruh Pada Perekonomian Sumbar

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menilai pandemi COVID-19 akan berpengaruh kepada banyak sektor di Sumbar. Diantaranya ekonomi dan pariwisata di daerahnya.

"Ya kenyataannya begitu. Ini tentu akan berdampak pada banyak sektor, fokus kami saat ini melakukan pencegahan dulu," ujarnya, Jumat, 20 Maret 2020.

Apalagi dengan merumahkan mahasiswa dan siswa serta menutup rute penerbangan Padang - Kuala Lumpur.

Baca Juga

"Kebijakan ini akan membuat daya beli masyarakat berkurang. UMKM kita akan terganggu, usaha angkutan terganggu serta turis tidak ada yang datang dan akan berdampak kepada sektor lain," jelasnya.

Menurut Irwan, membatasi pergerakan akan berdampak kepada daya jual dan daya beli masyarakat. Tak hanya itu bisnis dalam skala besar juga terganggu dengan kondisi saat ini.

"Ini wabah, tentu saja berpengaruh kepada perekonomian, tidak hanya Sumbar tapi juga Indonesia," katanya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), Wahyu Purnama A mengungkapkan, bahwasanya virus corona yang terjadi di China bisa berdampak pada perekonomian Sumbar jika virus ini berlangsung lama.

Dijelaskannya, virus corona yang sedang mewabah bisa membuat aktivitas di China terganggu. Sehingga kontak dagang antara Indonesia, di Sumbar khususnya yang mengekspor manggis ke China tentu tidak bisa berjalan.

Tidak hanya disektor perdagangan, pariwisata juga turut tergantung. Apalagi, kemarin ada kunjungan wisman asal China yang datang ke Sumbar dan membawa kecemasan masyarakat karena takut mereka membawa virus corona .

Dilanjutkan Wahyu, pariwisata menjadi salah satu penggerak ekonomi, karena Sumbar memiliki potensi unggulan wisata. Sehingga, diharapkan dengan kedatangan wisman berdampak kepada peningkatan perekonomian Sumbar. (*) //Hms Sumbar

Baca Juga

Editor: Joni Abdul Kasir