Berkunjung ke Payakumbuh, GM PPI Nyatakan Akan Jaga Harga Gambir

"Namun harga gambir sejak beberapa waktu belakangan sudah jauh melambung. "
Gambir merupakan salah satu komoditi ekspor Indonesia. (swastika-international.com)

KLIKPOSITIF - Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Persero berencana membentuk badan penyangga komoditi ekspor untuk mendongkrak dan menjaga harga gambir agar selalu di atas standar.

“PPI Persero selaku BUMN khusus perdagangan di bawah Kementerian Perdagangan ditunjuk untuk menyangga harga gambir di Indonesia. Tujuannya, agar harga produk spesifik daerah ini stabil dan tidak jatuh,” ungkap General Manager Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Persero Bayu Adhi Wardhana dalam dialog dengan Wakil Bupati Lima Puluh Kota Ferizal Ridwan, di ruang rapat bupati kawasan Bukik Limau 29 maret 2016.

Ia menjelaskan, kalau harga gambir melemah hingga mendekati Rp33.000/kg maka pihaknya akan melakukan intervensi yang mungkin saja akan membeli produk gambir dengan harga standar. Namun, ia melanjutkan, ketika harga membubung maka PPI akan membiarkan mekanisme pasar berlaku.

“Untuk menyelamatkan harga yang terpuruk, PPI akan melakukan pembelian dengan harga standar yang telah ditentukan pemerintah. Selain bertindak sebagai penyangga harga, PPI juga akan membantu pemasaran ekspor yang selama ini dikuasai pihak tertentu,” papar Bayu.

Kendati ini masih wacana, ujarnya, namun harga gambir sejak beberapa waktu belakangan sudah jauh melambung. Bahkan di Kota Padang harga gambir sudah mencapai Rp55.000/kg.

Menanggapi hal ini Wakil Bupati Ferizal Ridwan mengatakan pihaknya juga menginginkan adanya badan pengelola gambir. Tak hanya mengelolanya di hulu, namun juga menggarapnya hingga ke hilir.

"Dalam menggarap komoditi gambir ini kita perlu terobosan-terobosan dan butuh dukungan perguruan tinggi seperti Politeknik Pertanian,” papar Ferizal.

Selain itu, lanjut Ferizal, Pemkab Lima Puluh Kota juga menyiapkan perangkat, sarana prasarana dan regulasi serta mendukung dan menumbuhkan asosiasi-asosiasi terkait gambir.

[Arya Irvanus]