Semen Padang Bangun Packing Plant Berkapasitas 300.000 Ton di Bengkulu

Direksi, Komisaris, Komite, dan Staf PT Semen Padang bersama jajaran Direksi PT Semen Indonesia menyaksikan peletakkan batu pertama pembangunan Packing Plant Semen Padang di Bengkulu. Dalam acara itu, hadiri sejumlah pejabat seperti Staf Ahli Hukum dan Politik Kota Bengkul, DPRD Bengkulu dan TNI
Direksi, Komisaris, Komite, dan Staf PT Semen Padang bersama jajaran Direksi PT Semen Indonesia menyaksikan peletakkan batu pertama pembangunan Packing Plant Semen Padang di Bengkulu. Dalam acara itu, hadiri sejumlah pejabat seperti Staf Ahli Hukum dan Politik Kota Bengkul, DPRD Bengkulu dan TNI (Istimewa)

BENGKULU, KLIKPOSITIF -- PT Semen Padang melakukan "ground breaking" (peletakan batu pertama) pembangunan Packing Plant (pabrik pengantongan) di Pulau Baai, Kelurahan Teluk Sepang, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Rabu, 28 Desember 2016.

Direktur Utama PT Semen Padang, Benny Wendry.mengatakan, pembangunan proyek tersebut tidak hanya berdampak positif bagi PT Semen Padang, tetapi juga bagi pembangunan Bengkulu.

Bagi Bengkulu, kata Benny, pembangunan Packing Plant dengan investasi Rp75 miliar ini akan memberikan multiplier effect, seperti mendorong perekonomian, khususnya di lingkungan pabrik, penyerapan tenaga kerja, dan program Corporate Social Responsibility (CSR).

Baca Juga

Sementara bagi PT Semen Padang sendiri, kehadiran pabrik pengantongan ini akan dapat mempertahankan dan mengembalikan "market share" di Provinsi Bengkulu, efisiensi biaya distribusi kapal, dan meningkatkan "brand image" Semen Padang melalui jaminan kontinuitas suplai, kemasan yang lebih rapi dan bersih.

"Pembangunan Packing Plant ini juga dapat meningkatkan penjualan semen curah PT Semen Padang ke pasar Bengkulu," kata Benny Wendry dalam sambutannya pada acara ground breaking Packing Plant.

Fasilitas pengantongan yang dibangun Semen Padang di Bengkulu ini meliputi dermaga, unloading facility, loading truck, steel silo dengan kapasitas 2 X 3000 ton, packer, bulk loading, pengisian kantong big bag, dan fasilitas penunjang.

Ruang lingkup pekerjaan meliputi pekerjaan persiapan, pekerjaan sipil, dan mekanikal. Pelaksanaan pekerjaan kontruksi akan melibatkan kontraktor/vendor lokal dan nasional, dengan target penyelesaian selama 11 bulan atau pada Q1 2018.

Packing Plant yang dibangun ini berkapasitas 300.000 ton per tahun, dan diharapkan nantinya dapat melayani pasar Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Bengkulu Selatan dan Lebong.

Hadir pada acara "ground breaking" itu jajaran Direksi dan Komisaris, jajaran Komite, dan Staf PT Semen Padang. Dari PT Semen Indonesia (Persero), Tbk, hadir Direktur Pemasaran & Supply Chain Aunur Rosyidi.
Kemudian juga hadir Walikota Bengkulu yang diwakili Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik M.Taufik Mantan, Ketua DPRD Kota Bengkulu Erna Sari Dewi, jajaran pimpinan PT Pelindo II, tokoh masyarakat, jajaran Muspika, dan unsur Forum Pimpinan Daerah Kota Bengkulu.

Walikota Bengkulu melalui Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik M.Taufik Mantan, menyambut baik kehadiran proyek Packing Plant Semen Padang di Pulau Baai yang menurutnya, dapat membawa kemajuan bagi daerah.

Pemko Bengkulu, katanya, saat ini menggalakkan pembangunan infrastruktur seperti trotoar, irigasi, dan infrastruktur publik lainnya yang membutuhkan semen cukup banyak.

"Proyek ini sangat tepat dalam mendukung pembangunan Kota Bengkulu," kata M.Taufik. Menurut dia, kehadiran Packing Plant PT Semen Padang juga akan dapat menjaga stabilitas pasokan Semen Padang.

"Untuk itu, kepada pemerintahan kecamatan dan kelurahan, saya minta agar masyarakat menjaga keamanan pembangunan proyek Packing Plant PT Semen Padang," imbuhnya.

Dukungan senada disampaikan Ketua DPRD Bengkulu Erna Sari Dewi. "Kami dari DPRD membuka selebar-lebarnya investor yang dapat memajukan Kota Bengkulu," katanya.

Ia menceritakan, pada awal acara pelatekkan batu pertama ini, hal yang pertama ditanyakan pada staf PT Semen Padang adalah masalah perizinan. "Saya tidak ingin di belakang hari, perusahaan yang investasi di Bengkulu tidak punya izin," ucapnya.

PT Semen Padang, tambahnya, sangat profesional dalam menjalankan aturan, serta memberikan kontribusi baik. "Agaknya ini cocok dengan slogan PT Semen Padang 'Giving The Best To Build a Better Live'," kata Erna seraya menyebut PT Semen Padang sebagai perusahaan yang "Indonesia Banget" dan punya komitmen dalam program CSR.

Selanjutnya, ia juga berharap ada kerjasama dan komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, dalam rangka memajukan daerah. "Kami mendukung sebesar-besarnya pengembangan PT Semen Padang dan usaha lainnya," kata Erna.

Gubernur Back Up Penuh Semen Padang

Di tempat terpisah, Gubernur Bengkulu Ridwan Mukhti menyatakan akan mem-backup penuh PT Semen Padang di Provinsi Bengkulu. "Saya 'back up' penuh, saya jamin investasi Semen Padang di Bengkulu aman. Kalau jalannya rusak, listriknya kurang sampaikan, maka akan saya bantu. Kalau air bersih tidak ada, akan saya bantu," kata Gubernur pada acara silaturrahmi dengan jajaran Direksi, Komisaris, dan Komite PT Semen Padang di kediaman gubernur, Rabu siang.

Pada pertemuan itu, Komisaris Utama PT Semen Padang Saldi Isra mengharapkan dukungan Pemprov Bengkulu bagi pengembangan PT Semen Padang di provinsi itu. "PT Semen Padang mendapat tugas dari holding, PT Semen Indonesia (Persero), Tbk untuk mempertahankan memperluas pemasaran di Sumatera dan termasuk di Bengkulu. Karena itu kami mengharapkan dukungan dari Pemda," kata Saldi.(rel)

Penulis: Riki S