Menkeu Akui Pengampunan Pajak Tidak Melihat Asal Dana

Menkeu Akui Pengampunan Pajak Tidak Melihat Asal Dana
Menkeu Akui Pengampunan Pajak Tidak Melihat Asal Dana (Net)

KLIKPOSITIF - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memastikan kebijakan pengampunan pajak tidak akan melihat asal dana repatriasi dari WNI di luar negeri.

"Kami tidak melihat sumber dana, yang penting dana yang masuk, halal, haram atau setengah haram, itu harus membayar pajak ," kata Bambang di Jakarta, Rabu 27 April 2016.

baca juga: Kebijakan Baru Pemerintah, Beli Innova Hingga Fortuner Mendapat Diskon PPnBM

Ia mengatakan, pemerintah mengincar tambahan dana untuk penerimaan pajak dari kebijakan ini, serta repatriasi modal agar dana yang kembali bisa bermanfaat bagi perekonomian nasional.

Pelanggaran pajak yang diampuni dari kebijakan ini dan sumber repatriasi tersebut tidak menjadi masalah termasuk apabila ternyata dana ini berasal dari tindak kejahatan. "Intinya kita tidak menentukan pidananya. Kita hanya terima pembayaran pajaknya. Yang kita ampuni pelanggaran pajaknya," jelas Bambang

baca juga: DJP Sumbar dan Jambi Gelar Bimtek Sensus Produktivitas Perkebunan Kelapa Sawit

Menkeu juga memberikan kesempatan kepada para aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan terkait asal dana tersebut, apabila memiliki kecurigaan.

Namun, Bambang menegaskan para penegak hukum tidak boleh menggunakan data dari kebijakan pengampunan pajak , jika ingin mengusut kasus dugaan tindak pidana yang terkait dengan dana repatriasi.

baca juga: Wamenkeu: Vaksinasi dan Insentif Perpajakan Jumpstart Ekonomi 2021

"Kalau uang itu didapat dari pidana lain, silakan dibuktikan. Kita tidak menghalangi. Bisa diproses, tapi tidak bisa menggunakan data yang ada di kita," katanya.

Ia mengaku, sudah melakukan koordinasi dengan para penegak hukum seperti Polri, Kejaksaan Agung, PPATK dan KPK, mengenai keistimewaan dari aturan hukum pengampunan pajak yang bersifat khusus (lex specialis) ini.

baca juga: Ini Syarat Diskon Pajak Barang Mewah untuk Kendaraan Bermotor

"Kita sudah sepakat, kalau terkait pengampunan pajak , kami sudah memberi tahu nanti ada uang sekian dari orang yang nanti mau repatriasi," ungkapnya.

[Fitria]

Penulis: Fitria Marlina