Penurunan Harga Pangan Sumbang Deflasi Kota Padang pada April

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kota Padang mengalami deflasi 0,31 persen pada April 2017, berdasarkan data Badan Pusat Statistik hal tersebut disebabkan oleh penurunan harga bahan makanan dan biaya pendidikan .

Dari data itu disebutkan penurunan indeks pada kelompok pangan tersebut yakni pada cabai merah, ayam ras, serta beberapa peralatan pendidikan seperti buku tulis dan alat tulis.

baca juga: Andre Rosiade: Besok! Gerindra Sumbar Kembali Gelar Vaksinasi Covid-19

Kepala BPS Sumbar , khusus bahan pangan kelompok yang mengalami penurunan yakni cabai merah, daging ayam ras, kangkung, bayam, telur ayam ras, bawang merah, buncis, cabai rawit, cabai hijau, dan lainnya.

"Namun begitu, beberapa komoditas tetap mengalami kenaikan harga di Padang, antara lain tarif listrik, petai, emas, angkutan udara, tarif pulsa ponsel, tomat, nila, bensin, jasa pembuangan sampah, dan lainnya," katanya.

baca juga: Panjat Tebing - Tiga Atlet Sumbar Lolos pada Babak Kualifikasi

Persentase penurunan harga kelompok bahan makanan sebesar -2,72 persen dan kelompok pendidikan , rekreasi, dan olahraga sebesar -0,01 persen, sementara 5 (lima) kelompok lainnya mengalami inflasi antara lain; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,06 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 1,47 persen, kelompok sandang sebesar 0,83 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,17 persen, dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,38 persen.

"Dari data itu juga diketahui, laju inflasi tahun kalender sampai bulan April 2017 Kota Padang dan Kota Bukittingi masing-masing sebesar 0,10 persen dan -0,17 persen. Laju inflasi year on year (April 2017 terhadap April 2016) Kota Padang sebesar 4,62 persen dan Kota Bukittinggi sebesar 4,12 persen," jelas Sukardi kemudian.(*)

baca juga: Riset Ungkap Mobil dengan Teknologi Modern Bisa Tekan Angka Kecelakaan

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa