Terkendala Izin, Pertamina Belum Bisa Kirim Avtur ke Arab Saudi

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- PT Pertamina (Persero) masih belum bisa memasuki pasar avtur ke Arab Saudi meski perencanaan ini telah dilakukan jauh-jauh hari. Pasalnya, perusahaan masih menunggu izin usaha penyaluran avtur dari otoritas kebandarudaraan Arab Saudi (General Authority of Civil Aviation/GACA).

Direktur Pemasaran Pertamina M. Iskandar menuturkan, perusahaan plat merah tersebut masih terkendala dengan izin, meski dokumen-dokumen yang diperlukan telah dikirim setahun yang lalu.

baca juga: Transaksi Selasa Pagi, IHSG Kembali Bergerak Menguat

"Kami hingga sekarang belum dapat approval di sana. Di sana kan yang megang otorisasi bukan oil company. Kalau bisa sih secepatnya, karena secara fasilitas, kami beserta mitra sudah siap," katanya pada CNN.

Dalam rencananya, Pertamina beniat untuk menjadi operator di dua bandara Arab Saudi , yaitu Bandara King Abdul Aziz di kota Jeddah dan King Khalid di kota Riyadh. Dalam usaha tersebut Pertamina menggandeng badan usaha Arab Saudi , Dallah Trans Arabia di dalam operasionalnya.

baca juga: Emas Dunia Menguat Tipis Awal Pekan Ini

Penerapan distribusi avtur ke Arab Saudi dilakukan karena penerbangan ke negara Jazirah Arab tersebut cukup besar, dan dalam aspek bisnis penjualan avtur bisa mencapai 150 ribu kilo liter (kl) per tahun.

"Kalau kemarin kan kami menjadi mitra, sekarang kami ingin jadi operatornya," papar Iskandar.

baca juga: Kasus Covid-19 Turun, Menkeu Optimis Pemulihan Ekonomi ke Depan

Upaya tersebut dilakukan mengingat Pertamina sudah menjalin kerja sama penyaluran avtur dengan bada usaha lain di 32 lokasi di seluruh dunia. Sebagai informasi, penjualan avtur Pertamina mencapai 5,2 juta kl sepanjang tahun 2016. Angka ini meningkat 13,7 persen dibanding posisi yang sama tahun sebelumnya sebesar 4,57 juta kl.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa