Italia Tingkatkan Investasi di Indonesia

Enrico Letta
Enrico Letta (Alchetron)

EKONOMI , KLIKPOSITIF -- Presiden Associazione ltalia-ASEAN, Enrico Letta, menyebut bakal meningkatkan investasi sebesar 10 persen di Indonesia.

Menurutnya rencana tersebut perlu dilakukan karena nilai perdagangan kedua negara hanya mencapai 2,5 miliar dolar Amerika Serikat, sepanjang tahun lalu.

baca juga: Harga Tanaman Ini Disebut Sampai Rp100 Juta, Apa Istimewanya?

"Peningkatan investasi di sektor penerbangan, infrastruktur, pengolahan makanan, energi dan farmasi. Semua itu adalah adalah sektor-sektor yang menjadi fokus kita," kata Letta.

Sektor-sektor tersebut penting karena bersifat jangka panjang. " Investasi di energi membutuhkan banyak waktu sampai 20-25 tahun karena banyak hal-hal yang memakan waktu, seperti pengeboran, eksplorasi sampai pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT)," ujarnya.

baca juga: Irwan Prayitno Optimis Ekonomi Syariah di Sumbar Tumbuh Bagus

Ia menilai persentase investasi Italia ke Indonesia masih terbilang kecil sebab ketidakpahaman perusahaan Italia terkait peluang investasi di Indonesia. Sedangkan untuk mengetahui peluang investasi di Indonesia, pihaknya kemudian menggelar Pertemuan Tingkat Tinggi Hubungan Ekonomi ASEAN- Italia di Jakarta.

"Sekitar 450 perusahaan dari Italia sudah berinvestasi di Asia Tenggara. Perusahaan-perusahaan tersebut siap meningkatkan investasi di Indonesia," sebutnya.

baca juga: Benda Berisi Darah Paus Yohanes Paulus II di Italia Hilang Dilarikan Maling

Dengan pertemuan itu, peluang kerja sama perdagangan dan investasi Italia di Indonesia masih sangat terbuka lebar.

Berdasarkan Data Badan Koordinasi Penanaman Modal, pada 2016, investasi Italia ke Indonesia hanya mencapai 26,7 juta dolar AS atau menempati peringkat 29 penanaman modal asing. Pada kuartal I-2017, peringkat Italia naik ke 25 dengan nilai investasi 11,34 juta dolar Amerika Serikat.

baca juga: Setelah Alami Penurunan Beruntun, Harga Emas Batangan Kembali Naik

Selain itu, Italia berada di posisi 31 untuk penanaman modal asing di Indonesia.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa