Ramai, Pasar Pabukoan Kota Solok Tetap Dikeluhkan Pedagang

Suasana di Pasar Pabukoan Kota Solok, depan Pasar Semi Moderen
Suasana di Pasar Pabukoan Kota Solok, depan Pasar Semi Moderen (KLIKPOSITIF/Syafriadi)

SOLOK, KLIKPOSITIF -- Hingga hari ke-4 puasa, Pasar Pabukoan Kota Solok yang dipusatkan di kawasan depan Pasar Semi Modern, terus diramaikan masyarakat. Meski ramai, namun tidak serta merta membuat para pedagang gembira. Kenapa bisa terjadi?

Salah seorang pedagang ketika ditemui KLIKPOSITIF mengungkapkan, jika dibanding di pasar pabukoan lama atau di lokasi tahun sebelumnya di Jalan Cengkeh, penghasilan di pasar pabukoan baru depan pasar semi modern ini masih jauh dibanding lokasi sebelumnya.

baca juga: PKSI Kota Solok Bantu Baju Hazmat Untuk Petugas BPBD

"Kalau di Jalan Cengkeh, biasanya dalam sehari kami bisa menghasilkan lebih kurang Rp1 juta sehari, tapi kalau disini tidak sampai segitu," ungkap salah seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya, Selasa 30 Mei 2017.

Menurut Pedagang yang mengaku sudah berjualan sejak beberapa tahun terakhir ini, pihak pemko Solok memindahkan para pedagang pabukoan yang ada di Pasar Kuliner Cengkeh demi meramaikan pasar semi modern yang selama ini sepi dan jauh dari aktivitas jual beli.

baca juga: Kota Solok Kembali Raih KLA Kategori Madya

"Retribusi juga meningkat dibanding tahun lalu, kalau di Jalan Cengkeh kami hanya membayar Rp100 ribu untuk satu bulan tapi disini malah naik 50 persen ditambah lagi biaya kebersihan dan listrik Rp5 ribu perhari," keluhnya.

Ia berharap, Pemko Solok dan pihak terkait memperhatikan kondisi pedagang pabukoan yang berjualan di depan pasar semi moderen.

baca juga: Usaha Kambing Hantarkan Hendra Saputra Wakili Kota Solok di Tingkat Provinsi

Sementara itu, salah seorang pengunjung, Mas Tok juga mengeluhkan sempitnya lokasi pasar pabukoan sehingga pengunjung berdesakan dan kesusahan berselisih saat berjalan. Disisi lain pengunjung juga kesulitan untuk parkir kendaraan.

"Saya udah dua hari beli takjil disini, ya seperti itulah, lokasinya agak sempit jadi susah kalau berselisih dengan pengunjung lain," ungkap Mas Tok.

baca juga: Wawako Solok : Generasi Muda Harus Tetap Produktif di Masa Pandemi

[Syafriadi]

Penulis: Iwan R