Pertumbuhan Pengusaha Baru di Indonesia Masih Jauh dari Harapan

Potret Komisioner KPPU
Potret Komisioner KPPU (kppu.go.id)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Komisi Pengawas Persaingan Usaha ( KPPU ) mencatat pertumbuan pengusaha baru di Indonesia mencapai 1,6 persen atau sekitar 4,6 juta jiwa dari total jumlah penduduk Indonesia.

Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha ( KPPU ) Muhammad Syarkawi Rauf mengatakan jumlah tersebut masih jauh dari harapan.

baca juga: KPPU Menangkan Andre Rosiade soal Predatory Pricing Semen China

"Jumlah pelaku usaha di tingkat nasional masih 1,6 persen dari jumlah penduduk. Idealnya kita harus punya 4 persen dari jumlah penduduk yang berprofesi sebagai wirausahawan," katanya.

Menurutnya, kehadiran pengusaha guna mendongkrak pertumbuhan perekonomian. Dengan angka demikian, ia berkesimpulan bahwa pertumbuhan pengusaha di Indonesia masih terbilang rendah jika dibandingkan dengan negara lain di Asean.

baca juga: Pengusaha Ini Gugat Antam 1,1 Ton Emas, Ini Nilainnya

"Berdasarkan data, untuk di Thailand mencapai 4 persen, Singapura 7 persen, makanya kami dari KPPU salah satunya adalah mendorong pelaku usaha baru untuk tetap tumbuh," tutur Syarkawi.

Ia menyebut, KPPU mengupayakan agar pemerintah tidak membuat regulasi pertumbuhan usaha dan persaingan usaha. Jikapun ada regulasi tersebut, pihaknya bakal berusaha untuk merubah dan menyesuaikannya dengan peraturan yang ada di pemerintah.

baca juga: OJK Sebut Pemulihan Ekonomi Menunggu Waktu, Pengusaha Harus Bersiap

"Intinya apakah regulasi yang dibuat menghambat terhadap pengusaha baru. Nah, kalau regulasi itu menciptakan hambatan berarti tidak pro ke persaingan dan kita akan rubah," jelas dia.

Hal kedua yang dilakukan KPPU dengan mendorong pengusaha baru untuk mengoreksi struktur pasar yang notabene masih dibelenggu oleh sekelompok minoritas alias incumben pengusaha besar. Daya saing yang tidak sehat menyebabkan masyarakat enggan terjun untuk turun langsung memulai membuka usaha baru.(*)

baca juga: Seluruh Pengelola dan Karyawan Kuliner di Padang Wajib Tes Swab: Sanksi Tempat Usaha Ditutup

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa