Perkenalkan, Gula Semut Rendah Kolestrol dari Agam

Gula Semut produksi KWT Sakinah Agam
Gula Semut produksi KWT Sakinah Agam (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

AGAM , KLIKPOSITIF -- Selain produksi gula merah atau saka yang sudah terkenal, Jorong Batang Silasiah, Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Agam -Sumbar, juga memproduksi komoditas pangan lokal yang digarap warga yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Sakinah.

Produk yang digarap itu masih terbuat dari tebu, namun dalam proses pengolahannya sedikit berbeda dan lebih lama dibandingkan gula merah, yakni Gula Semut . Sesuai namanya, sepintas gula ini mirip sarang semut.

baca juga: Perputaran Uang untuk Hewan Kurban di Agam Rp103 Miliar

Gula Semut merupakan jenis gula merah yang berbentuk serbuk berwarna kecoklatan dengan rasa manisnya sedikit lebih hambar dibandingkan gula merah.

" Gula Semut buatan kami cocok menjadi pengganti gula pasir," sebut Ketua KWT Sakinah Azma Yulia, Jum'at 8 September 2017.

baca juga: Terungkap, Kenapa Anak Asal Agam yang Viral di Medsos Ini Menangis Berpisah dengan Sapi Kurban

Menurut Yulia, Gula Semut ini sangat rendah kadar kolesterolnya sehingga amat cocok dikonsumsi keluarga.

Pembuatan gula semut Bukik Batabuah, sebut Yulia, digarap oleh sekitar 20 wanita yang tergabung dalam kelompok Wanita Sakinah yang sudah diproduksi sejak 2015. Namun sayangnya untuk saat ini pihaknya masih kesulitan dalam hal pemasaran

baca juga: Semangat Berkurban Masyarakat Agam Tinggi di Tengah Pandemi

"Kendala kami ya itu, cara memasarkannya yang cukup sulit, sebab tempat kami memproduksi masih belum memenuhi standar alias masih tradisional, dan belum dapat label BPOM. Oleh karena itu, ketika ada pesanan baru kami bikin," jelasnya.

Jika dapat label, sebut Yulia, tak tertutup kemungkinan Gula Semut yang dibuat menggunakan tenaga manusia itu bisa menembus pasar.

baca juga: Bertambah 2, Total Penularan COVID-19 di Agam Jadi 26 Kasus

"Tentu akan kami usahakan dapat label," ujarnya.

Saat ini, jika ingin mendapatkan Sula Semut ini, sebaiknya pembeli langsung datang ke Jorong Batang Silasiah yang berada di Lereng Gunung Marapi. Perkilonya, gula semut khas Bukik Batabuah ini, dijual dengan harga 30 ribu Rupiah.

[Hatta Rizal]

Penulis: Iwan R