BKPM RI Pastikan Calon Investor Untuk Sumbar Bukan Calo

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Pusat, Himawan Hariyoga
Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Pusat, Himawan Hariyoga (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal ( BKPM ) Pusat, Himawan Hariyoga memastikan bahwa investor yang mereka bawa dalam ajang Regional Investment Forum (RIF) bukanlah calo.

Menurutnya, investor tersebut merupakan orang yang berwenang dan pengambil keputusan di perusahaannya.

baca juga: Plt. Kabag Umum Setda Solsel Terkonfirmasi Positif Covid-19

"Saya pastikan mereka bukan calo tapi orang yang bisa mengambil keputusan dalam soal investasi dalam perusahaan," katanya.

Ia menjelaskan, BKPM RI punya tim khusus untuk menyaring peserta sebelum melibatkan calon investor dalam ajang RIF, termasuk perusahaan mereka.

baca juga: Setelah Alami Penurunan Beruntun, Harga Emas Batangan Kembali Naik

Bahkan seleksi juga dilakukan oleh perwakilan BKPM Indonesia di luar negeri dan KBRI di masing-masing negara.

Kemudian mereka yang terlibat RIF ini katanya berasal dari perusahaan ternama dan bahkan sudah ada dari beberapa investor tersebut yang telah berinvestasi di Indonesia.

baca juga: TPU Bungus Masih Mampu Menampung 500 Jenazah Covid-19

"Mereka bahkan sudah investasi juga di Indonesia, seperti dari Australia mereka sudah investasi di Marina Lombok," jelasnya.

Sementara Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni menegaskan, Pemkab Pessel membutuhkan investor yang betul-betul serius berinvestasi, bukan hanya sekedar hanya-nanya saja. Pasalnya sekitar 47 pulau yang ada daerah itu bisa dikembangkan.

baca juga: 15 Warga Tanah Datar Sembuh COVID-19, Terkonfirmasi Positif 182 Orang

"Kami juga beri kemudahan bagi yang serius. Soal izin kami permudah, bisa online dan gratis kecuali izin mendirikan bangunan. Kami juga akan berikan bonus bebas pajak selama lima tahun," ucap dia kemudian.

[Joni Abdul Kasir]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa