Nilai Impor Sumbar Turun Saat Persentase Ekspor Meningkat

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Nilai impor Sumatera Barat bulan Oktober 2017 mencapai US$30,68 juta, atau menurun sebesar 21,35 persen dari bulan September 2017.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Sumbar , nilai impor bulan Oktober 2017 turun sebesar 23,20 persen dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya.

baca juga: Selama Ramadan, Perumda AIr Minum Padang Gratiskan Air untuk Masjid dan Musala

Namun begitu, secara kumulatif nilai impor Sumatera Barat Januari-Oktober 2017 mencapai US$355,60 juta atau mengalami peningkatan 16,06 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Data tersebut tentu berbanding terbalik dengan persentase ekspor daerah itu yang mencapai US$162,11 juta sepanjang Oktober 2017, atau secara persentase, naik 29,37 persen dibanding ekspor bulan September 2017.

baca juga: Delapan Keluarga di Padang Ini Akan Menginap di Rumah Wali Kota

Golongan barang impor pada bulan Oktober 2017 paling besar adalah bahan bakar mineral sebesar US$25,00 juta, golongan produk keramik sebesar US$2,47 juta, dan golongan mesinmesin/peralatan mekanik sebesar US$1,91 juta.

Negara pemasok impor bulan Oktober 2017 terbesar adalah dari negara Singapura senilai US$21,07 juta, dan Malaysia senilai US$5,60 juta.

baca juga: Andre Rosiade dan 9 Kepala Daerah di Sumbar Tindak Lanjuti Program ke Kementerian Perdagangan RI

Impor dari negara Singapura menduduki tempat teratas dengan perannya sebesar 66,93 persen, dan Malaysia sebesar 17,12 persen selama periode Januari-Oktober 2017.

Nilai impor Sumatera Barat senilai US$30,68 juta, semuanya berasal dari pelabuhan bongkar Teluk Bayur.(*)

baca juga: Koperasi di Padang Ini Jual Sembako Murah

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa