Pemerintah Pastikan Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik dan BBM Hingga Maret 2018

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan tarif listrik dan harga Bahan Bakar Minyak hingga bulan Maret tahun 2018 mendatang.

Keputusan itu diungkapkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ) Ignasius Jonan . Ia mengatakan keputusan tersebut diambil sesuai dengan penetapan tarif setiap 3 bulan.

baca juga: PLN Sumbar Gelar Apel Siaga Guna Jamin Keandalan Pasokan Listrik Jelang Pilkada

"Tarif itu berlaku dari Januari hingga Maret 2018, dan nilainya sama dengan tiga bulan terakhir tahun 2017 ini," katanya.

Selain itu, ia juga menyatakan bahwa harga jual Bahan Bakar Minyak ( BBM ) jenis Solar dan minyak tanah, serta Premium mulai 1 Januari 2018 tidak mengalami perubahan.

baca juga: Volkswagen Buat Mobil Listrik Kecil \"Small BEV\"

"Harga eceran BBM untuk yang Gasoline RON 88 atau yang biasa disebut Premium dan juga Gasoil 48 atau Solar ditetapkan harganya sama atau tidak naik untuk periode 1 Januari sampai 31 Maret 2018," papar dia.

Di samping harga jual yang telah ditetapkan tersebut, ketentuan harga BBM Premium untuk wilayah distribusi Jawa-Madura-Bali ditetapkan oleh PT Pertamina (Persero) dengan tetap berpedoman kepada kebijakan Pemerintah dan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

baca juga: Tebar Energi Optimisme pada Mahasiswa, PLN Jadi Pemateri pada Study Ekskursi FT Unand

Sedangkan untuk penetapan tarif listrik dan harga BBM ini mempertimbangkan daya beli masyarakat dan penetapan tarif listrik dan harga BBM periode tiga bulan selanjutnya (1 April - 30 Juni 2018) akan ditetapkan kemudian.

"Penetapan Pemerintah tidak naik ini satu-satunya itu karena mempertimbangkan daya beli masyarakat. Nanti (periode) selanjutnya kita lihat lagi karena penetapannya setiap 3 bulan," pungkasnya kemudian.

baca juga: Ini Cara Hindari Korsleting Listrik di Rumah Anda

Besaran tarif rata-rata untuk beberapa pelanggan listrik adalah sebagai berikut:
1. Rumah tangga 450 VA, tetap sebesar Rp415 per kWh.
2. Rumah tangga 900 VA tidak mampu, tetap sebesar Rp586 per kWh.
3. Rumah tangga 900 VA mampu, tetap sebesar Rp1.352 per kWh.
4. pelanggan non subsidi (tariff adjustment), tetap sebesar Rp1.467 per kWh.

Harga Jual BBM Tertentu dan Khusus Penugasan adalah sebagai berikut:
No - Komoditi - Harga Jual Eceran (Rp/Liter)
1. Minyak Tanah - Rp2.500
2. Minyak Solar - Rp5.150 (termasuk Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor)
3. Bensin Premium RON 88 - Rp6.450 (termasuk Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor).(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa