Stok Cukup, Bulog Sumbar Tidak Serap beras Impor

Ilustrasi distribusi beras
Ilustrasi distribusi beras (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Bulog Sumatera Barat menegaskan tidak akan menyerap beras yang akan diimpor oleh pemerintah pusat, untuk mencukupi kebutuhan nasional dan menjaga kestabilan harga.

Kepala Bulog Sumbar Suharto Djabar mengatakan saat ini persediaan beras di lembaga itu mencapai 11.300 ton, yang merupakan beras lokal dan Jawa.

baca juga: Produksi Pertanian Tidak Terganggu, Stok Beras di Agam Cukup Hingga Tiga Bulan ke Depan

"Semua beras yang ada di persediaan kami berasal dari lokal Sumbar dan ada juga yang berasal dari Jawa," katanya.

Semua berasa yang ada di Bulog Sumbar digunakan untuk Operasi Pasar (OP), yang dilakukan di dua kota yakni Padang dan Bukittinggi.

baca juga: Tidak Lagi Miliki Penghasilan Dampak Corona, Pria Ini Curi Lima Kilogram Beras Karena Lapar

"Sudah ada sekira 495 ton yang telah didistribusikan melalui Operasi Pasar (OP) sejak hari Rabu pekan kemarin," sebut Suharto.

Untuk beras lokal katanya berasal dari Kabupaten Solok, Pesisir Selatan, Agam, Limapuluh Kota, dan beberapa daerah lainnya.

baca juga: Bulog Sumbar Akan Ganti Beras Bantuan Pemerintah yang Rusak di Pessel

Dengan demikian, persediaan beras untuk Sumbar masih ada, dan penyerapan beras impor tidak perlu dilakukan untuk daerah itu.

Dilanjutkannya, OP sendiri diperkirakan akan berlangsung hingga 31 Maret 2018 ini. Sebab pada periode itu Sumbar akan memasuki masa panen raya.

baca juga: Stok Kurang, Bulog Sumbar Tunggu Pusat Impor Gula Pasir

"Bahkan kita di Bulog menargetkan menyerap gabah petani pada tahun 2018 ini, 50 ribu ton," ujarnya kemudian.

[Joni Abdul Kasir]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa