Indonesia-Jepang Sepakat Tingkatkan Kerjasama Bidang Infrastruktur

Pembangunan jalan tol dari Padang Pariaman ke Pekanbaru adalah salah satu fokus pembangunan pemerintah mulai tahun 2018
Pembangunan jalan tol dari Padang Pariaman ke Pekanbaru adalah salah satu fokus pembangunan pemerintah mulai tahun 2018 (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Indonesia dan Jepang sepakat untuk meningkatkan kerjasama di bidang infrastruktur . Kesepakatan tersebut muncul saat peringatakan 60 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

Dikutip dari situs Kementerian PUPR, di pertemuan itu banyak disampaikan peluang kerjasama infrastruktur di Indonesia seperti jalan tol, SPAM Regional Mamminasata (Makasar, Maros, Sungguminasa dan Takalar).

baca juga: Pemerintah Akan Terapkan Teknologi 3D Printing Untuk Pembangunan Rumah

Kemudian Rural Settlement Infrastructure Development (RSID), Jakarta-Sewerage Development Project - Zone 1 and Zone 6 dan infrastruktur bencana Gunung Sinabung, Semeru, Kelud, Lokon, dan Gamalama.

Selanjutnya, di bidang jalan tol, pembangunan Tol Padang-Pekanbaru Seksi II Sicincin-Payakumbuh sepanjang 78 km diharapkan pendanaannya dapat melalui pinjaman lunak dengan bunga rendah dan tenor panjang Pemerintah Jepang.

Pada ruas tersebut terdapat pembangunan lima terowongan dengan total panjang 8,9 km yang menembus Bukit Barisan. Jepang berpengalaman dalam pembangunan terowongan panjang sehingga diharapkan ada alih pengetahuan dan teknologi.

Keterlibatan Jepang juga diharapkan dapat meningkatkan kelayakan investasi jalan tol akses Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

baca juga: Tidak Sedikit, Ini Jumlah Investasi Infrastruktur Digital dalam 3 Tahun Terakhir

Biaya investasi tol sepanjang 40 km ini diperkirakan mencapai Rp5,35 triliun. Pelabuhan Patimban sangat dibutuhkan untuk mengurangi beban Pelabuhan Tanjung Priok.

Usai simposium, Menteri PUPR juga bertemu dengan Menteri Tanah, Infrastruktur , Transportasi dan Pariwisata Jepang Keiiichi Ishii membahas rencana groundbreaking Pelabuhan dan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban yang akan dilakukan pada bulan Mei 2018.

Menteri PUPR juga menyampaikan keinginannya bekerjasama dalam rehabilitasi bendungan dan jembatan serta pelatihan keamanan, keselamatan, kesehatan dan lingkungan dalam pekerjaan konstruksi.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa