Ekonomi Indonesia Berkembang Tumbuh Positif

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

EKONOMI , KLIKPOSITIF -- Menteri Keuangan , Sri Mulyani mengatakan bahwa perkembangan ekonomi Indonesia saat ini masih cukup positif, hal ini dapat dilihat dari inflasi yang stabil pada angka 3,2%.

"Kenaikan muncul karena adanya berbagai permintaan komoditas yang permintaannya meningkat dalam rangka seasonal yaitu menjelang hari raya dan selama bulan ramadhan, namun bisa diimbangi dengan supplynya yang cukup baik," katanya.

baca juga: Turun Tipis Jelang Akhir Pekan, Emas Batangan Dijual Rp 926 Ribu Per Gram

Menurut catatan, sampai dengan 31 Mei 2018, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5.06%. Realisasi penerimaan pendapatan negara pun tumbuh semakin baik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Penerimaan pajak tercatat Rp484,5 Triliun atau meningkat 14,13% year on year (yoy), penerimaan kepabeanan dan cukai tercatat sebesar Rp54,18 Triliun atau meningkat 18,29%, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak tercatat Rp145 triliun atau meningkat 17,4%.

baca juga: Nilai Ekspor Melejit, BPS: Meningkat 47,64 Persen dari Tahun Lalu

Di sisi lain, realisasi belanja negara juga telah mencapai angka yang cukup baik, yaitu Rp779,5 Triliun atau sudah mencapai 35,1% dari target APBN 2018.

Dengan postur pendapatan dan belanja tersebut, posisi akhir Mei 2018 keseimbangan primer masih mengalami surplus sebesar Rp18,1 triliun.
"Bandingkan dengan posisi Mei 2017 keseimbangan primer kita sudah negatif atau defisit sebesar Rp29,9 triliiun. jadi kalau dilihat kenaikannya luar biasa. artinya APBN kita semakin sehat dan kuat," jelas dia.

baca juga: Terus Menguat, Emas Dunia Capai Harga Tertinggi

Lebih lanjut, Ia pun menambahkan defisit anggaran posisi Mei sebesar Rp94,4 triliun atau 0.64% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), sedangkan pada tahun lalu defisit telah mencapai Rp128,7 triliun atau 0,96% terhadap PDB.

Kemudian jika dilihat trennya tiga tahun belakang ini dari tahun 2016, 2017, dan 2018 terjadi penurunan sangat drastis. Defisit anggaran menunjukkan pembalikan dari 189 (triliun Rupiah) pada tahun 2016 hingga hanya 94.4 (triliun Rupiah).

baca juga: Masuki Akhir Pekan, IHSG Terus Menguat

"Jadi hampir turun kira-kira separuhnya sendiri. Inilah yang menggambarkan postur realisasi APBN 2018 yaitu menunjukkan tren yang sangat positif dan perkuatan APBN yang sangat nyata," tukasnya.(*)

Sumber: Kemenkeu

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa