DPR Pertanyakan Data Produksi Jagung ke Kementan

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mempertanyakan data yang disajikan Kementerian Pertanian ( Kementan ) RI yang menyebutkan produksi jagung sebanyak 27 juta ton.

Data tersebut, menurut dia berbeda jauh dengan yang dihasilkan oleh United States Department of Agriculture (USDA/ Kementerian Pertanian Amerika Serikat) yang menyebutkan produksi jagung Indonesia hanya 10,5 juta ton.

baca juga: Tak Sanggup Bayar Iuran BPJS, Andre Rosiade Bantu Warga Kuranji yang Menderita Liver dan Hernia

"Agar diketahui jumlah produksi jagung yang sebenarnya dan juga harus dijelaskan kepada DPR RI terkait dengan perbedaan data produksi jagung menurut USDA," katanya dikutip dari laman resmi DPR RI .

Legislator Partai Golkar ini juga mendorong Komisi IV DPR dan Komisi XI DPR agar Kementan dan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk duduk bersama dan melakukan pengolahan serta evaluasi terhadap data produksi tanaman pangan, terutama jagung .

baca juga: Andre Rosiade Bantu Istri Sopir Bus yang Terkena Kanker Payudara

"Harus dipastikan jumlah produksi jagung kita yang sebenarnya, sehingga dapat dijadikan data yang tepat dalam setiap pengambilan kebijakan terkait dengan sektor pangan," tegas Bamsoet.

Ia menekankan kepada Komisi IV DPR RI agar Kementan lebih mengutamakan pemenuhan kebutuhan serta menekan harga jagung di pasar dalam negeri.

baca juga: Anggota DPR RI Sebut Kartu Tani Tidak Akan Memecahkan Persoalan Distribusi Pupuk Bersubsidi

Saat ini persediaan jagung mengalami peningkatan. Menurut data dari Kementan , produksi jagung tahun 2018 mencapai 28,6 juta ton, dari tahun sebelumnya 27,95 juta ton. 

"Selain validasi data bersama BPS, DPR RI minta agar Kementan bisa memgendalikan harga pangan. Salah satunya dengan membuat regulasi agar harga jagung tidak dipermainkan oleh para spekulan," pungkas politisi dapil Jawa Tengah ini.(*)

baca juga: Andre Rosiade Kirimkan Bantuan untuk Robby, Buruh Bangunan yang Terdampak Covid-19

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa