"Pak Kasih" yang Diresmikan Presiden Jokowi Menjadi Jembatan Terpanjang Kedua di Indonesia

Presiden Jokowi bersama rombongan melihat kondisi jembatan terpanjang kedua di Indonesia yang ada di Kalbar. Jembatan yang diberi nama Pak Kasih itu, dulunya adalah Jembatan Tayan Kapuas.
Presiden Jokowi bersama rombongan melihat kondisi jembatan terpanjang kedua di Indonesia yang ada di Kalbar. Jembatan yang diberi nama Pak Kasih itu, dulunya adalah Jembatan Tayan Kapuas. (ANTARA)

KLIKPOSITIF - Jembatan Kapuas Tayan yang merupakan jembatan terpanjang kedua di Indonesia yang berada di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat ( Kalbar ), akhirnya resmi dilalui setelah Presiden Jokowi berkunjung ke Kalbar untuk meresmikan jembatan tersebut.

Usai diresmikan, jembatan penghubung semua provinsi di Kalimantan, termasuk negara tetangga seperti Malaysia dan Brunai Darusalam itu, langsung berganti nama menjadi Jembatan Pak Kasih

baca juga: Sedang Paketkan Sabu, Pasutri di Bukittinggi Diciduk Polisi

"Awalnya jembatan ini hanya dikenal dengan nama Jembatan Tayan Kapuas, namun atas usulan Gubernut Kalbar  yang ingin memberikan nama jembatan ini dengan nama salah satu pejuang Kalbar , yaitu Pak Kasih , makanya saya setuju saja," kata Jokowi usai meresmikan jembatan tersebut.

Presiden Jokowi juga mengatakan bahwa jembatan ini, akan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kalbar , karea jembatan ini menjadi akses transportasi antarprovinsi di Kalimantan. 

baca juga: Ditanya Deddy Corbuzier Kemungkinan Maju di Pilpres 2024, Prabowo: Lu Ngomong Presiden Melulu

"Bahkan, jembatan ini juga bisa menghubungkan Kalimantan dengan negara tetangga," kata Jokowi usai meresmikan Jembatan Pak Kasih , Selasa, 22 Maret 2016.

Sementara itu, Gubernur Kalbar Cornelis menyebut nama Pak Kasih , disematkan pada jembatan ini setelah adanya usulan dari masyarakat Kalbar . Kemudian, usulan itu langsung disampaikan ke Presiden Jokowi dan langsung disetujui. 

baca juga: Buka Pesta Kesenian Bali, Jokowi Bicara Kunci Utama Pemulihan Ekonomi

" Pak Kasih adalah pahlawan yang berjuang pada masa penjajahan Belanda," ujarnya. 

Dengan adanya jembatan ini, lanjutnya, maka rute menuju Brunei, Sabah-Serawak (Malaysia), hingga ke Banjarmasin dan Balikpapan bisa melalui jalur ini, dan sampai ke Kalimantan Utara. 

baca juga: Pembangunan LRT Jabodebek Capai 84,7 Persen, Target Bisa Digunakan Tahun Depan

" Jembatan ini juga menghubungkan poros selatan Trans-Kalimantan yang terputus oleh Sungai Kapuas di Kecamatan Tayan Hilir. Jembatan ini memiliki ketinggian sekitar 13 meter dari permukaan air banjir," katanya.

Ia mengatakan tinggi Jembatan Pak Kasih , dirancang berdasarkan perhitungan terhadap air pasang dan surut, sehingga keberadaan jembatan tersebut, tidak mengganggu arus lalu lintas air Sungai Kapuas yang merupakan salah satu nadi transportasi masyarakat di Kalbar

Pembangunan Jembatan Pak Kasih sudah dimulai sejak September 2012. Jembatan tersebut memiliki panjang 1.650 meter, yang terdiri dari dua bentang, yaitu jembatan I sepanjang 430 meter dan bentang jembatan II sepanjang 1.220 meter.

Konstruksinya dikerjakan perusahaan China Road and Bridge Corporation bekerja sama dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan menelan biaya Rp 1,028 triliun.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono juga mengatakan bahwa Jembatan Pak Kasih yang dilengkapi dengan jalan akses sepanjang 3,72 kilometer itu, diharapkan dapat memberi manfaat langsung untuk masyarakat, pengusaha dan industri di sekitarnya.

Penulis: Riki