Pembelian Rumah Subsidi di Sawahlunto Terkendala Akad Kredit

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Rumah bersubsidi di Sawahlunto ramai peminat. Hal itu, ditunjukkan dari salah satu pengembang perumahan bersubsidi di Kota Arang tersebut dimana saat ini 90 persen unit yang ditawarkan sudah terjual.

"Sejak mulai dibangun November tahun lalu, hanya 10 persen yang masih menunggu peminat, dari 123 unit yang kami tawarkan," kata Robi Harland, Site Manager PT. Wijoyo Group selaku pengembang perumahan Barangin City Recidence, Rabu 21 November 2018.

baca juga: OJK Sebut Restrukturisasi Kredit Capai Rp740 Triliun

Menurut dia peminat perumahan Barangin City Residence, saat ini sudah melampaui jumlah unit yang tersedia. Namun, beberapa konsumen belum bisa memenuhi kriteria yang ditetapkan pihak bank dalam pengajuan kredit .

"Kendalanya banyak ditolak bank. Mulai dari masalah BI checking, dan jumlah kredit yang sudah terlalu banyak, serta gaji yang tidak mencukupi," tambahnya.

baca juga: Kuota Rumah Pro MBR Habis, DPR Dorong Pemerintah Pengadaan Tanah dan Lahan

Perumahan Barangin City Residence, dibangun di atas lahan 2 hektare di kawasan Karang Anyar Desa Santur, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto .

Saat ini, dari 72 konsumen yang telah melalukan akad kredit atau jual beli, 16 diantaranya sudah menempati hunian senilai Rp130 juta yang diperuntukkan bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah tersebut.

baca juga: HUT ke-131, Pemko Sawahlunto Gandeng Agen Perjalanan Wisata untuk Promosi World Heritage

Sedangkan untuk rumah sendiri, berukuran 36 meter persegi, dengan lahan seluas 104 meter persegi. Lantai rumah dipasangi keramik, planfon triplek, satu unit kamar mandi dan toilet, serta dua kamar tidur.

Hingga saat ini, beberapa unit perumahan yang sudah ditempati konsumen, tampak mulai direnovasi, bagian muka, samping dan belakang. Pengembang sendiri juga tengah melakukan prmbangunan akses air bersih bagi konsumen.

baca juga: Bunga Bangkai Berukuran Raksasa Ditemukan di Sawahlunto

Untuk masyarakat yang berminat, menurut Robi, dapat mengajukan kredit kepada pihak bank khususnya BTN.

Jika disetujui bank, untuk uang muka terbilang sangat terjangkau. Konsumen hanya butuh menyediakan Rp2,5 juta uang muka, dengan angsuran Rp800 ribuan setiap bulannya.

Meski begitu, menurut Robi, untuk Kota Sawahlunto , pihaknya kesulitan mencari lahan yang representatif dan sesuai dengan harga.

"Kami terus mencari lahan yang berpotensi untuk dijadikan kawasan perumahan. Tentu lahan yang tidak bermasalah, sehingga tingkat kepercayaan konsumen terhadap kami terus meningkat," pungkasnya.

[Muhamad Haikal]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa