Bulog Sumbar Siapkan Stok 16 Ribu Ton Beras

Dirut Perum Bulog Budi Waseso tinjau stok beras di gudang Bulog Sumbar beberapa waktu lalu
Dirut Perum Bulog Budi Waseso tinjau stok beras di gudang Bulog Sumbar beberapa waktu lalu (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF  -- Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog ) Divisi Regional Sumatra Barat (Sumbar) siapkan stok 16 ribu ton beras .

Hal itu untuk menjamin kecukupan kebutuhan dari Natal kemarin, tahun baru, hingga tujuh bulan ke depan sampai Idul Fitri 2019.

baca juga: Produksi Pertanian Tidak Terganggu, Stok Beras di Agam Cukup Hingga Tiga Bulan ke Depan

"Khusus untuk beras , Bulog Sumbar menyiapkan stok sebanyak 16 ribu ton. Sangat-sangat cukup untuk 7 bulan ke depan. Artinya menjelang hari raya kita sudah siap, nanti dalam perjalanan ada penambahan stok dari daerah-daerah terutama daerah produksi di Jawa," ungkap Kepala Perum Bulog Divre Sumbar, Suharto Djabar.

Katanya, stok yang disiapkan adalah jenis beras medium yang diperuntukkan pada bansos rastra. Selain itu, juga disiapkan beras premium, dengan tingkat kualitas bagus. Diantaranya, impor beras Thailand, beras DN dari Jawa Barat, dan lokal Sumbar yakni beras Anak Daro.

baca juga: Wabup Lima Puluh Kota Sebut Stok Beras Aman Sampai Agustus

"Alhamdulillah untuk program 2019 ada instruski pemerintah untuk menyalurkan kepada rumah tangga sasaran penerima manfaat sebanyak dipersiapkan 4 bulan alokasi yang jumlahnya sama dengan jumlah pada November-Desember 2018, yaitu 1 bulan untuk alokasi Sumbar sebanyak 2000 ton," ucapnya.

Katanya, Bulog juga menyiapkan operasi pasar yang dilaksanakan di beberapa pasar, yakni Pasar Raya Siteba, Pasar Bawah Bukittinggi, Pasar Modern Solok. Bulog juga memasok kepada jaringan Bulog yakni RPK (rumah pangan kita). RPK di Sumbar ini ada sebanyak 600 titik yang siap membantu menerima pasokan dari Bulog

baca juga: Tidak Lagi Miliki Penghasilan Dampak Corona, Pria Ini Curi Lima Kilogram Beras Karena Lapar

"Dengan adanya titik ini artinya Bulog sudah terbantu di dalam mendistribusikan beras beras pemerintah yang dalam hal ini dekat dengan masyarakat yang selama ini masyarakat berduyun-duyun mencari barang. Sekarang dengan RPK itu mereka tidak pelu ke pasar, beli RPK wilayah masing-masing," tuturnya.

Selain beras , Bulog juga menyiapkan stok gula pasir sebanyak 2.500 ton, hingga awal tahun 2019. Kemudian stok minyak goreng sebanyak 38 ribu liter, tersebar di Padang, Bukittinggi, dan Solok. Terakhir, stok tepung terigu juga disiapkan debanyak 5 ton, atau 5.700 kg

baca juga: Bulog Sumbar Akan Ganti Beras Bantuan Pemerintah yang Rusak di Pessel

" Bulog juga menyiapkan daging beku. Daging beku ini adalah daging impor pilihan maksimal harganya Rp80 ribu per kilo," pungkasnya.

[Cecep Jambak]

Penulis: Iwan R