Musim Pemilu Dongkrak Omset Pengusaha Percetakan di Kota Solok

Pemasangan atribut kampanye oleh salah satu percetakan di Kota Solok
Pemasangan atribut kampanye oleh salah satu percetakan di Kota Solok (KLIKPOSITIF/Syafriadi)

KOTA SOLOK , KLIKPOSITIF -- Pesta demokrasi yang akan digelar pada 17 April 2019 mendatang mendatangkan untung pada pengusaha percetakan di Kota Solok . Pemilu bagi pengusaha bidang ini adalah momentum untuk meningkatkan pendapatan.

Seperti yang dikatakan oleh salah satu pengusaha percetakan di kawasan Tanah Garam, Djoko. Ia mengaku, selama musim pemilu , omset usahanya meningkat antara 50 hingga 100 persen.

baca juga: Aktivis 212: Prabowo Sudah Kalah Sebelum Pilpres 2024

"Biasanya, rata-rata omset 60-100 juta per bulan, Alhamdulillah memasuki masa kampanye naik di kisaran 150-200 juta per bulannya," katanya pada KLIKPOSITIF , Sabtu 23 Februari 2019.

Hal serupa juga terjadi di tiga cabang usaha milik Djoko lainnya, sepeti di Batusangkar, Kota Sawahlunto dan Dharmasraya.

baca juga: Pengamat: Edhy Prabowo Ditangkap KPK Bisa Politis, Momen "Genderang Perang" Menuju Pemilu 2024

Permintaan jasa spanduk, baliho hingga branding mobil terus meningkat dari waktu ke waktu yang diperkirakan hingga akhir masa kampanye nanti. Mayoritas pelanggan saat ini merupakan calon legislatif.

Untuk biaya branding mobil, jelas Djoko yang juga membuka usaha resto dan homestay itu, setiap caleg harus merogoh kocek dari 1,5 hingga 4,5 juta rupiah. Tergantung jenis brandingnya.

baca juga: Jalani TCM, Seorang Ibu Hamil di Kota Solok Positif Covid-19

"Ada yang pesannya untuk kaca saja, ada yang semi dan adapula yang full body, tergantung permintaan pemesan, juga langsung dipasang," papar Djoko.

Begitu pula dengan pesanan baliho dan spanduk, cukup signifikan dibanding hari biasa. Banyak juga yang memesan dalam jumlah yang banyak untuk bahan Alat Peraga Kampanye (APK).

baca juga: 11 Warga Kota Solok Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal

[Syafriadi]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa