Pendapatan Negara di Awal Tahun 2019 Tumbuh 6,24 Persen, Ini Rinciannya

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Kementerian Keuangan melalui laporan APBNKita bulan Januari 2019 mencatat, pendapatan negara pada awal tahun 2019 tumbuh 6,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dalam laporan itu juga tercatat bahwa belanja negara meningkat 10,34 persen. Dengan capaian tersebut, maka defisit anggaran terkendali pada level 0,28 persen PDB.

baca juga: Ini Langkah Kemenkeu Untuk Mitigasi Risiko Keuangan Negara di Tengah Pandemi Covid-19

Secara singkat Postur APBN dapat dijelaskan sebagai berikut. Pendapatan negara periode 31 Januari 2019 mencatatkan nilai realisasi sebesar Rp108,08 triliun atau 4,99 persen dari target APBN tahun 2019.

Jumlah itu juga terbilang tumbuh sebesar 6,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018 yang mencapai Rp101,73 triliun.

baca juga: Anggaran Kemenkeu Tahun 2021 Rp 43,3 Triliun

Secara rinci realisasi pendapatan negara sebagai berikut: Realisasi penerimaan perpajakan mencapai Rp89,76 triliun atau 5,02persen, tumbuh 8,73 persen dibandingkan realisasi periode yang sama APBN tahun 2018 sebesar Rp82,56 triliun.

Realisasi penerimaan perpajakan terdiri atas: Realisasi Penerimaan Pajak mencapai Rp86,00 triliun atau 5,45 persen dari target APBN tahun 2019, tumbuh sebesar 8,82 persen, kemudian penerimaan bea dan cukai mencapai Rp3,77 triliun atau 1,80 persen dari target APBN tahun 2019, tumbuh sebesar 6,70 persen.

baca juga: Akan Disuntik Dana Rp5 Triliun, DPR Minta PLN Merinci Efektifitas Rencana Penggunaan Anggaran

PNBP membukukan realisasi sebesar Rp18,32 triliun atau 4,84 persen dari target APBN tahun 2019. Dibandingkan realisasi periode yang sama tahun 2018 sebesar Rp19,10 triliun, maka realisasi PNBP turun 4,09 persen.

Selanjutnya, realisasi belanja negara mencapai Rp153,85 triliun atau 6,25 persen dari pagu APBN tahun 2019, tumbuh sebesar 10,34 persen dibandingkan realisasi APBN pada periode yang sama tahun 2018. Realisasi tersebut terdiri atas:

baca juga: ASN Dapat Bantuan Kuota dari Pemerintah, Begini Skemanya

Belanja pemerintah pusat mencapai Rp76,13 triliun atau 4,66 persen dari pagu APBN tahun 2019, tumbuh 17,81 persen dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun 2018.

Sedangkan untuk transfer ke daerah dan dana desa mencapai Rp77,72 triliun atau 9,40 persen dari pagu APBN tahun 2019, tumbuh sebesar 3,89 persen dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun 2018.

Dengan capaian pendapatan negara dan belanja negara tersebut, maka realisasi Defisit Anggaran periode 31 Januari 2019 dapat terjaga Rp45,77 triliun atau 0,28 persen terhadap PDB, dengan nilai defisit keseimbangan primer Rp22,78 triliun.
Realisasi Defisit Anggaran tersebut sedikit naik dibandingkan defisit anggaran periode yang sama tahun 2018 yakni Rp37,70 triliun atau 0,25 persen PDB, dengan nilai defisit keseimbangan primer Rp14,18 triliun.

Dengan realisasi pembiayaan anggaran periode Januari 2019 sebesar Rp122,53 triliun, maka terdapat kelebihan pembiayaan anggaran sebesar Rp76,75 triliun.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa