Tahun Ini, Ada Dua Unicorn Indonesia Naik Kelas Jadi Decacorn

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara mengatakan, akan ada dua perusahaan startup yang kini berstatus sebagai unicorn akan naik tingkat menjadi decacorn .

Selain kenaikan tingkat, di tahun 2019 ini juga ditargetkan akan ada satu unicorn baru lagi yang muncul.

baca juga: Gandeng Kominfo, Bappebti Tertibkan Promosi Investasi Ilegal di Media Sosial

Menkominfo Rudiantara membocorkan, perusahaan startup unicorn Indonesia yang akan naik tingkat menjadi startup decacorn salah satunya adalah Go-Jek.

"Tunggu saja dari Go-Jek. Kita doakan pokoknya tadi saya sampaikan, dari unicorn yang ada 4 (unicorn) ini 2 mempunyai potensi jadi decacorn , itu jadi bonus," katanya seperti dilansir dari Suara.com-jaringan KLIKPOSITIF .

baca juga: Kominfo Sebut Penggunaan TV Analog Boros Frekuensi 5G

Dia menambahkan, pemerintah saat ini sedang berupaya memperbanyak unicorn di Indonesia yang sejauh ini baru terdapat empat unicorn saja.

"Pemerintah itu sebetulnya menargetkan tahun ini akan ada 5 unicorn , sekarang 4, tinggal nambah satu. Mudah-mudahan tadi yang disebut atau siapa pun akan jadi (unicorn) tahun ini," jelasnya.

baca juga: Menkominfo Tekankan Tiga Aspek Menuju Kenormalan Baru, Apa Itu?

Rudiantara menjamin, perusahaan yang ingin dan memenuhi syarat menjadi unicorn akan mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah.

"Jadi, siapa pun dengan senang hati kami dukung dengan proses yang benar," tutup Rudiantara.

baca juga: Kominfo Ajak Masyarakat Sebar Pesan Positif Hadapi Pandemi Covid-19

Untuk diketahui, startup unicorn adalah startup yang telah memiliki nilai valuasi mencapai 1 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 14 triliun.

Sementara startup decacorn adalah perusahaan yang nilai valuasinya lebih dari 10 miliar dolar AS atau setara Rp 140 triliun.

Di Indonesia ada empat startup unicorn dari total 7 startup unicorn di ASEAN, yakni BukaLapak, Traveloka, Tokopedia, dan Gojek.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa