Pemerintah Pangkas Belanja Negara Hingga Rp50,6 Triliun

Ilustrasi
Ilustrasi (ANTARA FOTO)

KLIKPOSITIF - Pemerintah memutuskan memangkas belanja negara melalui penghematan dalam RAPBNP 2016 hingga mencapai Rp50,6 triliun.

"Dilakukan penghematan Rp50,6 triliun, kami yakin ini bisa dilakukan," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung dalam konferensi pers bersama Menkeu Bambang Brodjonegoro seusai sidang kabinet paripurna yang dipimpin Presiden Jokowi di Gedung Utama Kementerian Setneg Jakarta, Kamis.

baca juga: IMF Beri Penilaian dan Rekomendasi Terkait Kebijakan Fiskal Indonesia

Ia menyebutkan semua kementerian dan lembaga diminta berhemat mulai dari menekan perjalanan dinas dan rapat. "Moratorium pembangunan gedung juga tetap dilakukan," katanya.

Pramono menyebutkan sidang kabinet paripurna membahas empat topik yaitu RAPBNP 2016, program prioritas dan pagu indikatif, easy doing business dan one map policy. Pemerintah berharap peringkat kemudahan berusaha di Indonesia dapat meningkat hingga mencapai di angka 50.

baca juga: Harga Minyak Dunia Terus Melejit, Terpicu Kekhawatiran Pasokan

"Posisi Indonesia pada 2016 di rangking 109, mudah-mudahan bisa diturunkan maenjadi 50 dari 189 negara," katanya.

Sementara itu Menkeu Bambang Brodjonegoro menyebutkan penerimaan yang terkait sektor migas pada 2016 diperkirakan akan mengalami penurunan atau tidak sesuai dengan target dalam APBN 2016. Karena itu pemerintah menurunkan belanja kementerian/lembaga (KL) dari Rp784 triliun menjadi Rp738 triliun atau turun sekitar Rp45,5 triliun sedangkan belanja non kementerian/lembaga naik Rp9,6 triliun. (ant)

baca juga: Pemerintah Diminta Segera Bayar Bulog, DPR: Harga Beras Jangan Seperti Minyak Goreng

Penulis: Elvia Mawarni