Positifers, Ingin Punya Rumah Bebas dari Riba? Ini Solusinya

Gathering Soft Lounching Cluster Samawa City Balai Baru
Gathering Soft Lounching Cluster Samawa City Balai Baru (KLIKPOSITIF/Fitria Marlina)

PADANG, KLIKPOSITIF - Positifers, Anda ingin memiliki rumah yang aman, nyaman dan dengan angsuran tanpa riba? Maka Samawa City Balai Baru jawabannya. Mengapa demikian? Karena perumahan ini menawarkan banyak keuntungan bagi Anda.

Ceo dan founder Samawa City Deri Suwandi mengatakan perumahan yang ditawarkannya memiliki banyak keuntungan dan manfaat yang dirasakan semua pihak. "Diperumahan ini kita memberikan tiga hal kepada konsumen yakni mengedukasi konsumen soal pemahaman yang benar soal rumah syariah, advokasi, dan ekonomi kepada konsumen," katanya saat acara gathering soft lounching cluster Samawa City Balai Baru di Pangeran Beach Hotel, Minggu, 10 November 2019.

baca juga: Rupiah Diprediksi Akan Menguat Pada Transaksi Jelang Akhir Pekan Ini

Ia mengatakan Samawa City menawarkan program Rumahku Surgaku yang diselenggarakan tanpa ada bunga, agunan, BI Checking dan syarat yang mudah. "Selain itu, untuk memiliki rumah, konsumen hanya bisa menyicil sampai dengan 10 tahun, tanpa bunga, denda, dan sita, cicilan flat sampai dengan lunas, memiliki perkerjaan apa saja (karyawan, PNS, pedagang/wirausaha, dll) dan yang terpenting adalah bebas dari riba danharga lebih murah," tuturnya.

Ia mengatakan dalam hal ini tidak ada bunga yang harus dibayar kini dan nanti. "Ada aturan lain yang disepakati. Jika tak bayar selama dua bulan berturut-turut maka akan dijadikan waktu mundur dengan membuat aturan terpisah kapan akan dibayar yang dua bulan itu, apakah di akhir tahun atau dilain waktunya," jelasnya.

baca juga: Siap-siap, Apa yang Harus Dilakukan Jika Indonesia Resesi? Ini Jawabnya

Samawa City Balai Baru terdiri dari 135 kepala keluarga (KK) dengan tipe 45/84. Konsep cluster yang dibangun yakni konsep lingkungan dengan kehidupan yang islami, asri, dan tertata rapi dengan fasilitas estate management. " Perumahan ini juga berlokasi di wilayah berkembang dengan pola pembelian syariah. Proses pembelian rumah juga terbilang mudah, yakni pilih unit rumah, uang tanda jadi, dan isi SPPR. Setelah itu lakukan penyetoran kelengkapan data/berkas dan verifikasi data. Setelah selesai proses diawal, pembeli melunasi uang muka sebesar Rp70 juta dan melakukan akad Istishna'," jelasnya.

Langkah keempat yakni proses pembangunan infrastruktur , proses pembangunan fasilitas, dan proses pembangunan unit rumah. Langkah kelima yakni serah terima kunci, cek unit & menempati rumah , dan AJB. Jika angsuran sudah lunas, maka sertifikat sudah bisa diambil," tuturnya.

baca juga: Ini Langkah Kemenkeu Untuk Mitigasi Risiko Keuangan Negara di Tengah Pandemi Covid-19

Cluster Samawa City Balai Baru merupakan cluster kedua yang dibangun di Kota Padang. Sebelumnya, pihaknya telah membangun cluster pertama di Padang Sarai. "Selain itu, kita juga akan membangun ini di Solok nantinya. Saat ini, progress perumahan syariah yang sedang berjalan yakni di Bengkulu, Tangerang-Banten, dan daerah Andalas Padang," paparnya.

Sementara itu, manager area Sumatera Etra Yunardi mengatakan program Rumahku Surgaku merupakan program yang menawarkan bebas riba terhadap konsumen. "Selamat bergabung, InsyaAllah dengan tema dan program yang kita tawarkan akan dirahmati Allah SWT ini benar dan nyaman dan orang-orangnya terbebas dari riba. Rumah merupakan kebutuhan pokok maka kami turut melaksanakan amanat pemerintah dengan merumahkan rakyat dengan sistem yang diridhai Allah SWT," jelasnya.

baca juga: BI: Stabilitas Keuangan Daerah pada Triwulan II 2020 di Sumbar Tetap Terjaga

Disisi lain, Buya Elvi Syam yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan jual beli riba didasari dengan tidak suka sama suka walaupun kita mengatakan rela memberikan uang kepada pihak tersebut. "Kita harus mempelajari riba agar tidak terjebak. Tawaran ini dilaksanakan dengan baik dan pelaksana bisa menjalankan ini dengan baik," jelasnya. (*)

Penulis: Fitria Marlina