Penurunan Harga Komoditi Ganggu Penjualan Motor Honda di Sumbar

Proses produksi sepeda motor Honda
Proses produksi sepeda motor Honda (Istimewa)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Penurunan beberapa harga komoditi seperti Karet dan Kelapa Sawit menganggu penjualan sepeda motor Honda di main delaer Hayati Pratama Mandiri , Sumatera Barat pada akhir tahun 2019 ini.

Marketing Communication Development Manager PT Hayati Pratama Mandiri , Asri Wirawan mengatakan, dengan penurunan harga komoditas tersebut, costumer Hayati yang sebagian besar merupakan pengusaha dan petani Karet dan Sawit jadi mengurungkan niatnya untuk membeli kendaraan.

baca juga: Faldo Maldini - Febby Datuak Bangso Mendaftar ke Poros Baru, Tetap Bawa 'Sumangaik Baru'

"Penjualan kami pada akhir tahun ini memang terkoreksi secara jumlah unit yang pada umumnya selama ini didominasi oleh buyer yang beraktifitas di sektor perkebunan," katanya pada KLIKPOSITIF , Minggu, 28 Desember 2019.

Selain dengan penurunan harga komoditas, ada pula faktor lain yang jadi penyebab terkoreksinya penjualan sepeda motor.

baca juga: Ini Kejutan Sebelum Balapan MotoGP Brno

Wira menjelaskan, faktor lain tersebut salah satunya bencana alam. "Daerah yang menjadi pasar kami sedang dilanda bencana, sehingga itu berdampak ke penjualan," ujar dia.

Daerah yang dimaksud Wira diantaranya adalah Dharmasraya dan Solok Selatan. "Unit yang paling terpengaruh adalah Vario Series dan PCX150," tambahnya kemudian.

baca juga: Honda Siapkan Motor Penantang Kawasaki Ninja ZX-25R

Kendati demikian, secara pangsa pasar, Honda masih mendominasi untuk penjualan sepeda motor di angka 83 persen.

"Dengan angka tersebut artinya market share kami masih terjaga dan itu menjadi acuan kami untuk mendongkrak penjualan pada sesi kedepan," pungkas Wira.(*)

baca juga: Gugus Tugas Sumbar Sebut Warga Positif COVID-19 di Agam ada yang Punya Toko di Bukittinggi

Editor: Ocky Anugrah Mahesa