BI Sumbar Lakukan Kas Keliling ke Daerah 3T

Tim Ekspedisi BI Sumbar dan Tim TNI AL
Tim Ekspedisi BI Sumbar dan Tim TNI AL (Klikpositif/Haikal)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Layani masyarakat di daerah 3T (Terluar, Terdepan dan Terpencil) untuk mendapatkan uang yang layak, Bank Indonesia Perwakilan Sumbar berangkatkan tim layanan kas keliling. Tim tersebut diberangkatkan menggunakan Kapal Rakyat Indonesia (KRI) Kurau milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumbar Wahyu Purnama A mengatakan, kerjasama yang terjalin antara BI dan TNI AL ini secara nasional, yang sudah dimulai sejak 2016. Wahyu menambahkan, wilayah yang akan dijangkau yakni pulau-pulau terluar di provinsi Sumbar, Sumut hingga Aceh.

baca juga: Uang Anda Rusak? Ini Syarat dan Cara Menukarnya di Bank Indonesia

"Akan berhenti di lima titik di Mentawai, Pulau Telo dan Bae di daerah Nias dan sejumlah pulau di Aceh," katanya di Pelabuhan Teluk Bayur, Jumat (15/2/2020).

Wahyu menyebut, umumnya masyarakat di daerah 3T kondisi uangnya bukan hanya lusuh, tapi busuk, itulah yang akan ditukarkan. Jumlah uang yang akan diedarkan sebesar Rp4,5 miliar.

baca juga: Bank OCBC NISP Luncurkan Gerakan #SAVE20 by Nyala, Menabung Mulai dari Rp20.000

"Uang cukup dan layak edar, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Daerah tersebut penduduk miskinnya besar," ujarnya. Layanan ini memakan waktu 7 hari atau akan kembali pada (21/2/2020) mendatang.

Selain melayani kas penukaran uang, Bank Indonesia juga memberikan sosialisasi dan bantuan sosial kepada masyarakat.

baca juga: Dorong Pemulihan Ekonomi, Suku Bunga Acuan BI Turun Jadi 4,25 Persen

Sementara itu, Komandan Lantamal II Telur Bayur, Laksamana Pertama TNI Dafit Santoso mengatakan, sudah menekankan kepada para anggota TNI AL yang bertugas di KRI Kurau, ini merupakan sebuah tugas.

"Lantamal akan berpatroli di area yang dilalui untuk antisipasi jika terjadi apa-apa," katanya.(*)

baca juga: Inflasi Sumbar pada Mei 0,63 Persen, BI: Terutama Berasal dari Kelompok Transportasi

Editor: Muhammad Haikal