Pedagang: Stok Berkurang, Permintaan Telur Puyuh Meningkat

Pedagang telur di Pasar Raya Padang sedang menyusun telur ayam ras yang ia jual
Pedagang telur di Pasar Raya Padang sedang menyusun telur ayam ras yang ia jual (Halbert Caniago)

PADANG, KLIKPOSITIF - Telur burung puyuh mulai sulit di Pasar Raya Padang pada pekan terakhir Februari 2020.

" Telur puyuh sudah susah didapat, tetapi permintaan akhir-akhir ini semakin meningkat," ujar pedagang telur di Pasar Raya Padang , Ika (29).

baca juga: Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 Klaster Pasar Raya Padang Capai 80 Persen

Meskipun begitu, harga per papan untuk telur terkecil yang dijual di pasaran itu masih tetap pada rentang Rp29 ribu hingga Rp30 ribu.

"Biasanya saya mendapatkan sebanyak 250 papan setiap kali pengantaran oleh petani. Tapi sejak tiga hari terakhir, saya hanya mendapatkan sebanyak 50 papan saja," katanya.

baca juga: Evaluasi Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Lingkungan Pasar

Menurutnya, kemungkinan hal tersebut terjadi karena banyaknya petani yang sedang melakukan pengurangan jumlah ternak burung puyuh.

"Biasanya saya mengambil dari daerah Pariaman dan hingga saat ini saya belum tahu pastinya kenapa pasokan sangat minim beberapa hari belakangan," lanjutnya.

baca juga: 16 Staf Dinas Perdagangan Padang Positif COVID, 8 Diantaranya Sudah Sembuh

Sementara itu, untuk harga telur ayam ras di Pasar Raya Padang saat ini mulai meningkat. Harga itu meningkat dari harga Rp40 ribu menjadi Rp42 ribu per papan.

Kenaikan harga itu menurunya karena memang patani yang meningkatkan harga tersebut. Hal itu terjadi diketahui karena meningkatnya harga pakan ternak.

baca juga: Transisi New Normal Berakhir, Besok Pemko Padang Lakukan Evaluasi Menyeluruh

Sementara itu, untuk harga telur itik masih tetap stabil pada harga Rp60 ribu per papan. Hal yang sama juga terjadi pada komoditi telur ayam kampung dengan harga yang sama dengan telur itik.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Rezka Delpiera