IHSG Diprediksi Berada di Zona Merah

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - Kamis, 19 Maret IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) diprediksi masih akan betah di zona merah setelah penutupan Rabu kemarin melemah 2,83 persen ke level 4.330.

Dilansir dari Suara.com Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama melihat secara teknikal MACD, Stochastic dan RSI masih negatif. Di sisi lain, masih terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi bearish continuation pada pergerakan IHSG hari ini sehingga berpeluang menuju area support.

baca juga: Pendapatan Negara Jeblok, APBN Defisit Rp 257,8 Triliun

"Support pertama maupun kedua memiliki range pada 4.207 hingga 4.033. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 4.551 hingga 4.640," ujar Nafan dalam riset hariannya, Kamis (19/3/2020).

Sementara itu, Analis Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengamati, IHSG saat ini terlihat masih berada dalam tekanan di tengah penantian terhadap rilis data perekonomian tentang suku bunga yang disinyalir belum akan ada perubahan.

baca juga: OJK Sebut Restrukturisasi Kredit Capai Rp740 Triliun

"Momentum koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target investasi jangka menengah hingga jangka panjang," kata William.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor diantaranya, BNLI, BMRI, BSDE, MAIN, ERAA, TLKM.

baca juga: IHSG Diprediksi Kembali Bergerak Menguat

Editor: Ramadhani