Ini Langkah Pemerintah dalam Mitigasi Sektor Pariwisata yang Terdampak COVID-19

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa dampak yang paling berat dirasakan karena Virus Korona (Covid-19) ini adalah dunia pariwisata , baik yang berkaitan dengan hotel, restoran, juga yang menyangkut rakyat yaitu barang kerajinan yang dijajakan di tempat wisata.

Untuk itu, Presiden Jokowi minta langkah-langkah mitigasi yang perlu secepat-cepatnya dilakukan.

baca juga: Warga Sungai Patai Tanah Datar Bangun Masjid Secara Gotong Rotong, Gubernur: Contoh Bagi Daerah Lain di Sumbar

Langkah mitigasi tersebut diantaranya: Yang pertama, program perlindungan sosial. Presiden jelaskan bahwa pekerja yang bekerja di sektor pariwisata ini betul-betul dipastikan ada dan sampai kepada sasaran.

Kedua, juga realokasi anggaran yang ada dari Kementerian Pariwisata harus diarahkan semacam, belum tahu barangnya apa, tapi semacam program padat Karya bagi pekerja-pekerja yang bergerak di bidang pariwisata ini.

baca juga: Lima Pimpinan KPK Diminta Segera Cabut SK Terkait Pegawai KPK Gagal Jadi ASN

Ketiga, penyiapan stimulus ekonomi bagi para pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatifnya betul-betul dilakukan agar mereka bisa bertahan dan tidak melakukan PHK secara besar-besaran.

"Saya meyakini, saya meyakini ini hanya sampai pada akhir tahun. Tahun depan akan terjadi booming di bidang pariwisata ," ujar Presiden Jokowi saat memberikan pengantar saat Rapat Terbatas, Kamis (16/4).

baca juga: Kasus Kerumunan Megamendung, Ini Tuntutan JPU Terhadap Habib Rizieq Shihab

Menurut Presiden, semua orang ingin menikmati kembali keindahan-keindahan yang ada di wilayah-wilayah yang ada tempat wisatanya sehingga optimisme itu yang harus terus diangkat.

"Jangan sampai nanti kita terjebak kepada pesimisme karena masalah Covid-19 ini. Sehingga, apa, booming yang akan muncul setelah Covid-19 ini selesai itu tidak bisa kita manfaatkan secara baik," pungkas Presiden.

baca juga: Pola Hidup Tidak Sehat Saat Muda Adalah Bom Waktu Saat Beranjak Tua

Editor: Eko Fajri