Terhitung Mei, BRI Turunkan Bunga Kartu Kredit

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - Bank BRI memberikan relaksasi kepada nasabah pemegang kartu kredit terhitung mulai 1 Mei 2020. Relaksasi ini berupa penurunan suku bunga, penurunan batas minimum payment, dan menurunkan denda keterlambatan. Selain itu juga memberikan perpanjangan waktu pembayaran.

BRI melakukan penurunan batas maksimal suku bunga, yang semula 2,25 persen menjadi 2persen per bulan. BRI juga menurunkan batas minimum pembayaran atau minimum payment untuk nasabah yang dibayarkan setiap bulannya, yang semula sebesar 10 persen menjadi minimal 5 persen per bulan dari total tagihan. Selain itu, perseroan juga menurunkan besaran denda keterlambatan pembayaran, yang awalnya 3 persen atau maksimal Rp 150 ribu menjadi 1 persen, atau maksimal Rp 100 ribu setiap bulannya.

baca juga: Pendapatan Negara Jeblok, APBN Defisit Rp 257,8 Triliun

Nasabah yang terdampak Covid-19, BRI juga memberikan kelonggaran khusus dengan memberikan tenggat waktu perpanjangan pembayaran kartu kredit. Kebijakan tersebut merupakan respons BRI atas hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) pada April 2020, yang memutuskan untuk melonggarkan kebijakan kartu kredit mulai 1 Mei 2020.

Perseroan bergerak cepat dengan menerapkan kebijakan kelonggaran tersebut terhitung 1 Mei hingga 31 Desember 2020. Direktur Konsumer Bank BRI , Handayani mengungkapkan, perseroan akan memonitor implementasi kebijakan tersebut agar bisa dilakukan dengan optimal. Tentunya, BRI akan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam memberikan kelonggaran tersebut.

baca juga: OJK Sebut Restrukturisasi Kredit Capai Rp740 Triliun

"Sebagaimana Kita ketahui bersama, pandemi ini belum bisa diprediksi sampai kapan akan selesai. Kebijakan relaksasi ini kami harapkan dapat membantu nasabah di tengah pandemi seperti sekarang," pungkas Handayani.

Editor: Ramadhani