Studi: Perokok Lebih Sulit Dapat Pekerjaan di Amerika

Perokok Lebih Sulit Dapat Pekerjaan di Amerika
Perokok Lebih Sulit Dapat Pekerjaan di Amerika (Net)

KLIKPOSITIF - Peluang perokok mendapatkan pekerjaan di Amerika Serikat (AS) lebih kecil dan lebih sedikit penghasilan dibandingkan dengan orang tidak merokok.

Menurut hasil studi yang dipublikasikan Senin (11/4), biaya merokok lebih besar dari uang yang dikeluarkan untuk membeli rokok . "Bahaya kesehatan akibat merokok telah dilaporkan selama berabad-abad," kata Judith Prochaska dari Stanford University.

baca juga: Motor Listrik Baru Harley-Davidson Akan Diluncurkan Juli

"Dan studi kami di sini memberi pandangan mendalam mengenai bahaya finansial dari merokok, baik dalam hal keberhasilan untuk memperoleh pekerjaan kembali maupun upah yang lebih rendah," katanya.

Studi-studi sebelumnya menunjukkan hubungan antara merokok dan pengangguran di Amerika Serikat dan Eropa. Namun, tidak jelas apakah merokok merupakan penyebab atau akibat dari pengangguran.

baca juga: Warga AS yang Terima Dua Kali Vaksin Boleh Tak Pakai Masker

Dalam studi yang baru, Prochaska dan timnya menyurvei 131 perokok yang menganggur dan 120 orang bukan perokok yang menganggur pada awal studi dan menyurveinya lagi enam bulan dan 12 bulan kemudian.

Dalam 12 bulan, hanya 27 persen perokok yang mendapatkan pekerjaan dibandingkan dengan 56 persen orang yang tidak merokok.

baca juga: Amerika Tarik Tentara dari Afganistan, Dimulai 1 Mei Hingga 11 September

Dan di antara mereka yang mendapatkan pekerjaan dalam 12 bulan, para perokok memeroleh penghasilan per jam rata-rata lima dolar lebih sedikit dibandingkan dengan yang bukan perokok.

Ia mengatakan, perokok dan bukan perokok berbeda dalam sejumlah kondisi penting selain apakah mereka merokok.

baca juga: Muncul ke Publik Pasca Lengser dari Presiden Amerika, Ini Kata Donal Trump

[Ant]

Penulis: Fitria Marlina